PILIH YANG MANA TELADAN UNTUK ANAK KITA? NABI IBRAHIM ATAU NAMRUD SANG DEWA MATAHARI?
SIAPAKAH
MANUSIA PERTAMA YANG DI ULANG TAHUNI ?
---
Oleh
Abu Haitsam Fakhry
KAJIAN
NIDA AL-ISLAM
---
DAFTAR ISI:
- NAMRUD dan asal usul lahirnya konsep DEWA MATAHARI
- KEPERCAYAAN TERHADAP DEWA MATAHARI & DEWA TATA SURYA
- BIOGARFI NAMRUD
- NAMRUD MENIKAHI IBUNYA :
- KEBERHASILAN RAJA NAMRUD
- PEMBANGKANGAN RAJA NAMRUD TERHADAP DAKWAH NABI IBRAHIM (A.S)
- DAKWAH IBRAHIM TERHADAP NAMRUD & KAUMNYA :
- AKHIR PERJALANAN NAMRUD :
- PERKEMBANGAN AGAMA BABILON ( Penyembahan kepada NAMRUD )
- BERAWAL DARI NAMRUD SANG DEWA MATAHARI MUSUH DAKWAH TAUHID NABI IBRAHIM ‘alaihis salam :
- PERTAMA
: ULANG TAHUN KELAHIRAN & KISAH AWAL TERJADINYA ULTAH
TERHADAP NAMRUD :
- KEDUA:
BERAWAL DARI ULANG TAHUN KELAHIRAN NAMRUD
- KETIGA : AWAL MULA TRADISI HARI ULANG TAHUN DI EROPA PERSEMBAHAN KEPADA DEWI BULAN “ARTHEMIS“
- Mengapa perayaan UL TAH harus menggunakan kue dan lilin ?
- TRADISI MENIUP LILIN ULANG TAHUN
- TRADISI KADO & KARTU UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN
- TRADISI TOPI ULANG TAHUN
- DALAM ACARA ULANG TAHUN TERDAPAT BANYAK PELANGGARAN AGAMA.
- WASILAH YANG SYAR’I AGAR PANJANG UMUR DAN LAPANG RIZQI
- CARA MELINDUNGI DIRI DARI ROH JAHAT
- CARA MELINDUNGI ANAK DARI ROH JAHAT
- PENAWARAN PILIHAN :
- BAHAYA SYIRIK.
- OBELISK ( lambang alat kelamin pria ) , KUIL DAN MENARA
- Pengaruh Yunani terhadap Bangsa Indonesia Dalam Seni , Budaya , Theater , Olah Raga Dan Dunia Arsitektur:
- KAJIAN TENTANG PERAYAAN , UL-TAH , PERINGATAN HARI TERTENTU DAN HAULAN
- ASAL USUL POHON NATAL :
- KARANGAN BUNGA DAN DAUN CEMARA
- RANGKAIAN DAHAN POHON CEMARA BERBENTUK BUNDAR
- SEJARAH RANGKAIAN BUNGA :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
===((*))===
NAMRUD dan asal usul lahirnya konsep DEWA MATAHARI
Raja
Namrud atau Nimrod atau Nimroe hidup dan berkuasa menjelang kelahiran Nabi
Ibrahim -’alaihis salaam- . Kemudian Allah SWT mengutus nabi Ibrahim kepada Namrud
dan kaumnya untuk mendakwahinya .
Kisah perjalanan dakwah nabi Ibrahim tidak
bisa lepas dari kisah Namrud sang dewa matahari , Raja Babilon ( Irak ) , sang
penghulu para dewa dan biang kaum pagan . Kisah keduanya itu sebagai simbol
perseteruan antara dakwah tauhid dan dakwah kesyirikan , antara konsep Tauhid
dan konsep Dewa Dewi , antara konsep tauhid dan konsep Berhala atau paganisme
1]. Dia adalah dewa matahari yang paling dikenal
dalam sejarah di dunia.
2]. Dia juga mengaku sebagai anak Tuhan.
3]. Dia diperkirakan Manusia pertama yang
di peringati hari kelahirannya pada setiap tanggal 25 Desember oleh masyarakat
Babilonia sebagai bentuk perayaan ibadah tahunan kepadanya .
4]. Ibunya Namrud pencetus penyembahan
pohon .
Setelah Namrud mati sebelum waktunya, ibunya
yang juga istrinya, Semiramis, menyebarluaskan ajaran jahat mengenai Namrud
yang dikatakannya “ selamat dan menjadi makhluk roh “. Dia menyatakan :
sebatang pohon cemara yang bertunas dan bertumbuh besar dalam semalam dari
tunggul pohon yang mati ( kayu nisan makam namrud ) , yang menjadi simbol
bertunasnya kehidupan kembali Namrud yang sudah mati. Pada setiap ulang tahun
kelahirannya, dia menyatakan, Namrud akan mengunjungi pohon cemara dan menaruh
hadiah-hadiah di atasnya. 25 Desember adalah hari kelahiran Nimrod. Inilah asal
usul sebenarnya dari pohon Natal.
5]. Di
yakini oleh para penyembahnya bahwa unsur ketuhanan menyatu dalam dirinya .
6]. Dan
setelah kematiannya di yakini bahwa rohnya bisa hadir ke dunia .
7]. Allah SWT mengutus Nabi Ibrahim untuk
mendakwahi Namrud dan kaumnya . Yang berakhir dengan pembakaran Nabi Ibrahim ‘alaihis
salam hidup-hidup . Tapi Allah SWT menyelamatkan nya . Lalu Membinasakan Namrud
.
Reference :
- The Kingdom of God, by Richard G. Laine - 2003
- The Two Babylons: Or, the Papal Worship Proved to Be the Worship of Nimrod, by Alexander Hislop, 2013.
- Answers to questions, by Haskin, Frederic J. (Frederic Jennings), 1872-1944.
- The Plain Truth About Christmas, by Herbert W. Armstrong (1892-1986)
===***===
KEPERCAYAAN TERHADAP DEWA MATAHARI & DEWA TATA SURYA
Kepercayaan terhadap dewa matahari di yakini
oleh hampir semua kaum pagan di
seluruh dunia .
Lahirnya kepercayaan terhadap dewa matahari
ini murni berdasarkan logika dan prasangka belaka bukan berasal dari wahyu
Ilahi .
Setidaknya sejak 10
ribu tahun sebelum masehi, sejarah dipenuhi dengan ukiran
dan tulisan, menggambarkan
kekaguman, dan pemujaan atas objek ini, matahari . Dan semua ini dipahami hanya dengan nalar
yaitu mengingat matahari terbit setiap pagi, memberi
penglihatan, kehangatan dan rasa aman, menyelamatkan manusia dari dingin dan
kebutaan, akibat kegelapan malam.
Kaum pagan kuno memahami bahwa tanpa Matahari , sumber makanan tidak akan tumbuh, dan kehidupan di
atas planet tidak bisa bertahan. Realitas tersebut menjadikan matahari sebagai
objek yang paling dikagumi sepanjang masa. Begitu pula pengetahuan mereka
mengenai bintang-bintang. Penelusuran posisi bintang, memungkinkan mereka bisa
mengetahui dan mengantisipasi kejadian, yang hanya terjadi dalam rentang waktu
yang lama, seperti terjadinya gerhana dan bulan purnama. Selanjutnya mereka
mengelompokkannya, menjadi apa yang hari ini oleh mereka kenal sebagai rasi
bintang.
Matahari, yang difahami sebagai pemberi dan
penyelamat kehidupan, dipersonifikasikan sebagai wakil dari pencipta yang tidak
tampak, atau Tuhan. Tuhan Matahari, cahaya bagi dunia, juru selamat umat
manusia.
Demikian juga halnya dengan ke-12 rasi
bintang, yang mewakili tempat-tempat yang dilewati oleh “Tuhan Matahari” yang
dikenal dengan nama yang biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian alam
yang berlangsung selama periode waktu tersebut.
Begitu pula halnya dengan bulan .
Dari sini lahir lah keyakinan dan penyembahan
terhadap Matahari , bulan dan rasi-rasi bintang serta planet-planet .
Salah satu bentuk warisan ajaran para
penyembah tata surya yang masih exist hingga sekarang adalah ramalan nasib
seseorang berdasarkan rasi-rasi bintang atau Zodiak . Seprti : LIBRA , SCORPION
, GEMINI ....
Lebih lengkap : baca di http://www.qureta.com/post/agama-dan-simbol-astrologi
****
BIOGARFI NAMRUD
Ribuan tahun sebelum masehi ada tokoh
supernatural yang dianggap sebagai dewa matahari namanya adalah Nimrod. Dalam
bahasa Ibrani, arti nama Nimrod berasal dari "marad" yang berarti "ia
memberontak kepada TUHAN".
Dia adalah dewa matahari yang paling terkenal
dalam sejarah di dunia.
Namrudz adalah keturunan ke-5 dari Nuh. Silsilah lengkapnya adalah Namrudz bin Kanʻān bin Kush bin Ham bin Nuh. Raja Namrud (hidup sekitar tahun 2275 SM-1943 SM)
Ia memiliki gelar "a mighty hunter"
yang berarti "pemburu yang hebat" atau "pemburu yang perkasa",
karena kehebatannya dalam berburu.
Ia adalah orang yang berkuasa di Babilonia (
Mesopotamia kuno , kini dikenal negara Irak ) yang menjadi pusat peradaban
dunia setelah banjir bah, yang wilayahnya meliputi Asia Barat dan Timur Tengah.
Menurut catatan Kejadian 10:8-12, ia mendirikan kota-kota besar seperti Babel ,
Erekh , Akad yang kesemua kota itu terletak di tanah Sinear , lalu ia pergi ke
Asyur dan mendirikan Ninewe , Rehobot-ir , Kalah dan Resen .
Namanya terkenal karena usahanya sebagai
pendiri Menara Babel .
Sisa peninggalannya yang dapat ditemui berada
terletak di GUNUNG NAMRUD, sekitar 150 km dari kota Adiyaman. Adiyaman terletak
1220 km dari Istanbul.
Sebelum ini Gunung Namrudz dapat ditemukan di
Abul Gharah, Iraq, tempat Namrudz dan rakyatnya menyembah DEWA NABU yang mereka
anggap sebagai anak dari DEWA MARDUK. Gunung Namrudz yang mencapai ketinggian
2100 m, terletak di Banda Antitorus. Kawasan ini pada masa lalu termasuk dalam
wilayah kekuasaan Babilonia.
Satu lagi kuil dan istana Namrudz dapat
ditemui lagi di Mosul, yang terletak 396 km dari Baghdad. Luas bekas kuil dan
istana ini mencapai 26.000 m2. Beberapa bagian dari kuil ini masih jelas
terlihat. Kuil dan istana ini sempat dibangun kembali oleh Kerajaan Assyria
sekitar tahun 1883-1859 SM.
Ia adalah orang pertama yang mendeklarasikan
diri sebagai raja atas seluruh manusia .
Nimrod merupakan seorang raja yang cerdas,
namun kecerdasannya itu membuatnya bersikap sombong dan mengaku dirinya sebagai
Tuhan.
Kecerdasan yang Allah berikan pada Namrud
telah membuatnya sangat dipuja dan diagungkan oleh rakyat sendiri dan ini semua
telah membuat dirinya semakin sombong terhadap Tuhannya . Namrud gunakan kemampuan itu untuk menyesatkan
rakyatnya. Antara lain menggunakan ilmu falak untuk menciptakan berbagai sistem
meramal nasib seperti horoskop dan meramal nasib palmistry. Tujuannya adalah
untuk menunjukkan bahwa manusia tidak perlu Tuhan karena manusia mampu
memprediksi dan mengubah nasibnya dengan sendiri.
Namrud dengan kecerdasannya dan kekuasaannya ,
dia membangun banyak bangunan dan berhala yang megah dan indah agar semakin
dipuja dan diagungkan oleh rakyatnya . Menara Babel yang berarti "Pintu
Gerbang yang Sempurna" merupakan kuil dimana pendeta-pendeta mengagungkan
Namrud. Tujuan pembangunannya adalah seperti yang disebutkan oleh Ibnu Jarir
ath-Thabari untuk menaikkan sebuah bangunan yang mampu mencapai kerajaan Tuhan
nya Nabi Ibrahim di langit .
Ia berusaha mengajak seluruh manusia bersatu dalam membentuk satu jenis manusia dengan ikatan perjanjian hanya berbuat dosa terus-menerus dan melupakan Tuhan dengan membangun Menara Babel yang sangat menjulang tinggi dengan harapan siapapun yang melihat menara itu teringat dengan rencana tercela ini.
Nimrod - Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
NAMRUD MENIKAH DENGAN IBUNYA
Setelah ia lahir,
konon dia tidak pernah disentuh oleh manusia dan Namrudz dianggap anak yang
suci. Ini telah menambah keyakinan Namrud bahwa ia adalah anak tuhan. Ketika ia
dewasa, ia menjadi seorang yang tampan dan ibunya cemburu dengan teman
wanitanya. Karena itu, Semiramis menikah dengan Namrud yaitu anaknya sendiri.
====
KEBERHASILAN RAJA NAMRUD
Raja Namrud telah dianugerahi dengan daya intelektual
yang tinggi dan menjadi ahli dalam berbagai bidang seperti seni desain,
matematika dan ilmu falak.
Konon , Dia itu telah menemukan sistem sexagesimal
yang membagi lingkaran ke 360 derajat, satu jam ke 60 menit dan 1 menit ke 60
detik. Selain itu dia menetapkan bahwa satu hari dibagi menjadi 24 jam setiap
jam ke 60 menit dan 1 menit ke 60 detik. Menurut dia hari dimulai pada waktu
tengah malam dan bukannya pada waktu matahari terbenam seperti yang dipercaya
oleh kaum sebelumnya.
Disamping itu,
Namrud mahir dalam perhitungan matematika dalam konstruksi bangunan-bangunan
besar, jembatan, kuil, istana dan bendungan. Antara lain kontribusinya adalah
konstruksi sistem saluran irigasi di lembah Tigris dan Euphrates. Dialah orang
pertama yang menggunakan batu-bata dari tanah liat yang dibakar (burnt clay)
sebagai bahan bangunan. Bahkan Namrud terkenal sebagai arsitek Menara Babel
yaitu bangunan pencakar langit yang pertama di dunia.
Sumber :
https://safinapaper.blogspot.com/2019/01/kisah-raja-namrud-menikahi-ibu.html
http://islamdongeng.blogspot.com/2014/04/sejarah-raja-namrud.html
====
PEMBANGKANGAN RAJA NAMRUD TERHADAP DAKWAH NABI IBRAHIM AS
Kecerdasan yang
Allah berikan pada Namrud telah membuatnya sangat dipuja dan diagungkan oleh
rakyat sendiri dan ini semua telah membuat dirinya semakin sombong terhadap
Tuhannya . Namrud gunakan kemampuan itu untuk menyesatkan rakyatnya.
Antara lain menggunakan ilmu falak untuk menciptakan berbagai sistem meramal
nasib seperti horoskop dan meramal nasib palmistry. Tujuannya adalah
untuk menunjukkan bahwa manusia tidak perlu Tuhan karena manusia mampu
memprediksi dan mengubah nasibnya dengan sendiri.
Namrud dengan
kecerdasannya dan kekuasaannya , dia membangun banyak bangunan dan berhala yang
megah dan indah agar semakin dipuja dan diagungkan oleh rakyatnya . Menara
Babel yang berarti "Pintu Gerbang yang Sempurna" merupakan kuil
dimana pendeta-pendeta mengagungkan Namrud. Tujuan pembangunannya adalah seperti
yang disebutkan oleh Ibnu Jarir ath-Thabari untuk menaikkan sebuah bangunan
yang mampu mencapai kerajaan Tuhan nya Nabi Ibrahim di langit .
Ia
berusaha mengajak seluruh manusia bersatu dalam membentuk satu jenis manusia
dengan ikatan perjanjian hanya berbuat dosa terus-menerus dan melupakan Tuhan
dengan membangun Menara Babel yang sangat menjulang tinggi dengan harapan
siapapun yang melihat menara itu teringat dengan rencana tercela ini.
Seorang penulis kristen yang
bernama Yohanes dalam kitab Wahyu , dia menyebutkan bahwa: Babilon -sebagai
kota- memang sudah hancur dan runtuh, seperti yang telah dinubuatkan para nabi
(Yes. 15:19-22; Yer. 51&52). Tetapi meskipun kota Babilon sudah hancur,
konsep dan kebiasaan dari agama Babilon tersebar diantara banyak bangsa di
dunia.
Dalam salah satu referensi
kristen , yaitu buku BABYLON MYSTERY RELIGION karya Ralph Woodrow (
ringkasannya hal. 3 ) disebutkan bahwa : Sistem dewa- dewi menyebar dari
Babilon ke bangsa-bangsa lain, karena dari Babilonlah manusia tersebar ke
seluruh dunia (Kej. 11:9). Disebutkan dalam agama palsu-Babilon orang berdoa
kepada bermacam-macam ilah / tuhan ; ada kurang lebih 5000 dewa-dewi.
Ahmad Nidzom menyatakan bahwa
: Penyebaran konsep dewa-dewi dari Babilon ini berawal dari keinginan Namrud
dan ibunya Semeramis ingin menguasai dunia di bawah satu pemerintahannya ,
itulah yang kini disebut sebagai New World Order.
Dan beliau juga berkata : “
Berdasarkan kesimpulan dari sejarah, legenda dan mitologi, maka Alexander
Hislop menulis secara rinci bagaimana agama Babilonia berkembang menjadi
tradisi yang berkaitan dengan Nimrod, Semiramis (isterinya) dan Tamuz (anak
Semiramis dari Nimrod ) “.
H.W. Armstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worldwide Church of God, California USA, 1994, menjelaskan:
“ Namrud cucu Ham Anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad” antara lain dengan keberaniannya mengawini ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.
Namun
usia Namrud tidak sepanjang ibunya . Ketika Nimrod mati, tubuhnya dipotong-potong, kemudian
dibakar dan disebar ke berbagai daerah. Praktek serupa juga disebutkan dalam Alkitab (Hak. 19:29; 1Sam. 11:7).
Kematiannya sangat
menyedihkan masyarakat Babilon. Semiramis lalu menegaskan bahwa Nimrod adalah
dewa matahari. Sementara Semiramis sendiri mengikrarkan dirinya dewi perawan
surga .
Ralph Woodrow menyatakan pula
dalam buku BABYLON MYSTERY RELIGIONpada hal. 4 bahwa : “ Dalam Alkitab ( Bibel
/ kitab agama Kristen ) , agama misterius yang muncul dari Babilon digambarkan
sebagai wanita berpakaian merah darah yang dihiasi dengan emas dan batu permata
dan mutiara, sambil memegang cawan yang penuh hujatan dan kenajisan akibat
perzinahan (Why. 17:1- 6) “. Lalu Ralph Woodrow berkata : “ Tetapi lucunya
dalam Al-kitab "wanita" adalah lambang dari gereja “
====
DAKWAH IBRAHIM TERHADAP NAMRUD & KAUMNYA :
Raja Namrud atau Nimrod atau
Nimroe hidup dan berkuasa menjelang kelahiran Nabi Ibrahim -’alaihis salaam- .
Kemudian Allah SWT mengutus nabi Ibrahim kepada Namrud dan kaumnya untuk
mendakwahinya .
Tragedi
Pembunuhan Bayi-Bayi Yang Baru Lahir :
Ibnu Jarir Ath-Thobary dalam
tafsirnya 11/481 no. 13464 dia berkata : Telah bercerita pada ku Muhammad bin
Humeid , dia berkata : telah bercerita pada kami Salamah bin Fadlel , dia
berkata : telah bercerita padaku Muhammad bin Ishaq tentang khabar yang telah
di tuturkan pada kami :
“Bahwasannya antara masa Nabi
Nuh -’alaihis salaam- dan masa Nabi Ibrahim -’alaihis salaam- tidak ada nabi
kecuali Nabi Hud dan Nabi Soleh . Maka ketika telah dekat zaman Nabi Ibrahim -’alaihis
salaam- , datanglah para ahli nujum ( para normal ) menghadap Namrud , lalu
mereka berkata kepadanya :
Pelajarilah ! sesungguhnya
kami menemukan dalam ilmu pengetahuan kami bahwa seorang anak laki-laki akan
lahir di negeri ini , dia diberi nama Ibrahim , dia memisahkan diri dari agama
kalian dan akan menghancurkan berhala-berhala kalian , yaitu pada bulan ini dan
itu , di tahun ini dan itu “ .
Maka ketika memasuki tahun
yang telah diinformasikan oleh para ahli nujum kepada Namrud tadi , dia pun
menyebarkan para pesuruhnya ke setiap wanita hamil di negerinya , lalu
menahannya dan menempatkannya di sisinya kecuali calon ibu Nabi Ibrahim , istri
Aazar, karena kehamilannya tidak diketahui , yang demikian itu disebabkan dia
adalah seorang wanita yang masih sangat muda belia , jadi tidak ada yang
mengetahui kehamilannya .
Namrud berniat untuk membunuh
setiap anak lelaki yang lahir pada saat itu karena dia khawatir atas tahta
kerajaannya . Ketika sudah tiba masa kelahiran yang ditunggu-tunggu yaitu di
bulan dan tahun yang sudah ditetapkan , maka Namrud pun merealisasikan
keinginanya , maka tidak ada seorangpun dari para wanita yang melahirkan anak
laki-laki dalam bulan tsb kecuali dia memerintahkannya untuk menyembelihnya .
Sementara ibu Ibrahim yang
sedang hamil ketika menemukan dirinya bebas , maka beliau segera keluar di
malam hari menuju sebuah goa yang tidak jauh dari tempat tinggalnya , lalu
beliaupun melahirkan Ibrahim dan merawat bayi itu sebagaimana layaknya merawat bayi
yang baru lahir. Setelah melahirkan beliau menempatkan bayinya di dalam goa
serta menutup pintunya rapat-rapat , lalu beliau pulang ke rumah .
Beliau pun tidak lupa untuk
selalu menengok si jabang bayinya di goa tadi . Di saat beliau pertama kali menengoknya
, beliau melihatnya dalam keadaan sedang mengisap - isap jempol tangannya .
Wallahu a'lam . ( Riwayat Ibnu Jarir dlm Tafsirnya ).
Dakwah
Nabi Ibrahim ‘alaihis salam kepada Raja Namrud dan Kaumnya :
Dalam
hal ini Allah SWT berfirman dalam al-Qu’ran :
﴿أَلَمْ
تَرَ إِلَى الَّذِي حَاجَّ إِبْرَاهِيمَ فِي رَبِّهِ أَنْ آتَاهُ اللَّهُ
الْمُلْكَ إِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّيَ الَّذِي يُحْيِي وَيُمِيتُ قَالَ أَنَا
أُحْيِي وَأُمِيتُ ۖ قَالَ إِبْرَاهِيمُ فَإِنَّ اللَّهَ يَأْتِي بِالشَّمْسِ مِنَ
الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِي كَفَرَ ۗ وَاللَّهُ
لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ﴾
Artinya
: “ Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang
Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan
(kekuasaan).
Ketika
Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,"
orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan". Ibrahim
berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka
terbitkanlah dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. ( QS. Al-Baqarah : 258 )
Nabi
Ibrahim Di Bakar hidup-hidup oleh kaumnya setelah dia mendakwahinya serta
membakar patung-patung berhala mereka . Allah swt berfirman :
قَالُوْا
مَنْ فَعَلَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَآ اِنَّهٗ لَمِنَ الظّٰلِمِيْنَ ﴿59﴾
قَالُوْا
سَمِعْنَا فَتًى يَّذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهٗٓ اِبْرٰهِيْمُ ۗ ﴿60﴾
قَالُوْا
فَأْتُوْا بِهٖ عَلٰٓى اَعْيُنِ النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَشْهَدُوْنَ ﴿61﴾
قَالُوْٓا
ءَاَنْتَ فَعَلْتَ هٰذَا بِاٰلِهَتِنَا يٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۗ ﴿62﴾
قَالَ
بَلْ فَعَلَهٗ كَبِيْرُهُمْ هٰذَا فَسْـَٔلُوْهُمْ اِنْ كَانُوْا يَنْطِقُوْنَ ﴿63﴾
فَرَجَعُوْٓا
اِلٰٓى اَنْفُسِهِمْ فَقَالُوْٓا اِنَّكُمْ اَنْتُمُ الظّٰلِمُوْنَ ۙ ﴿64﴾
ثُمَّ
نُكِسُوْا عَلٰى رُءُوْسِهِمْ ۚ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا هٰٓؤُلَاۤءِ يَنْطِقُوْنَ ﴿65﴾
قَالَ
اَفَتَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَنْفَعُكُمْ شَيْـًٔا وَّلَا
يَضُرُّكُمْ ۗ ﴿66﴾
اُفٍّ
لَّكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗاَفَلَا تَعْقِلُوْنَ ﴿67﴾
قَالُوْا
حَرِّقُوْهُ وَانْصُرُوْٓا اٰلِهَتَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ ﴿68﴾
قُلْنَا
يَا نَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ۙ ﴿69﴾
وَاَرَادُوْا
بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَخْسَرِيْنَ ۚ ﴿70﴾
وَنَجَّيْنٰهُ
وَلُوْطًا اِلَى الْاَرْضِ الَّتِيْ بٰرَكْناَ فِيْهَا لِلْعٰلَمِيْنَ ﴿71﴾
وَوَهَبْنَا
لَهٗٓ اِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ نَافِلَةً ۗوَكُلًّا جَعَلْنَا صٰلِحِيْنَ ﴿72﴾
وَجَعَلْنٰهُمْ
اَىِٕمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَمْرِنَا وَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِمْ فِعْلَ الْخَيْرٰتِ
وَاِقَامَ الصَّلٰوةِ وَاِيْتَاۤءَ الزَّكٰوةِ ۚ وَكَانُوْا لَنَا عٰبِدِيْنَ ۙ ﴿73﴾
Artinya
:
Maka
dia (Ibrahim) menghancurkan (berhala-berhala itu) berkeping-keping, kecuali
yang terbesar (induknya); agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya. (QS.
Al-Anbiya': 58)
Mereka
berkata, “Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami?
Sungguh, dia termasuk orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya': 59)
Mereka
(yang lain) berkata, “Kami mendengar ada seorang pemuda yang mencela
(berhala-berhala ini), namanya Ibrahim.” (QS. Al-Anbiya': 60)
Mereka
berkata, “(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang
banyak, agar mereka menyaksikan.” (QS. Al-Anbiya': 61)
Mereka
bertanya, “Apakah engkau yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan
kami, wahai Ibrahim?” (QS. Al-Anbiya': 62)
Dia
(Ibrahim) menjawab, “Sebenarnya (patung) besar itu yang melakukannya, maka
tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara.” (QS. Al-Anbiya': 63)
Maka
mereka kembali kepada kesadaran mereka dan berkata, “Sesungguhnya kalian lah
yang menzalimi (diri sendiri).” (QS. Al-Anbiya': 64)
Kemudian
mereka menundukkan kepala (lalu berkata), “Engkau (Ibrahim) pasti tahu bahwa
(berhala-berhala) itu tidak dapat berbicara.” (QS. Al-Anbiya': 65)
Dia
(Ibrahim) berkata, “Mengapa kalian menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak
dapat memberi manfaat sedikit pun, dan tidak (pula) mendatangkan mudarat kepada
kalian? (QS. Al-Anbiya': 66)
Celakalah kalian dan apa
yang kalian sembah selain Allah! Tidakkah kalian mengerti?” (QS. Al-Anbiya':
67)
Mereka
berkata, “Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kalian, jika kalian benar-benar
hendak berbuat.” (QS. Al-Anbiya': 68)
Kami
(Allah) berfirman, “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi
Ibrahim!” (QS. Al-Anbiya': 69)
Dan
mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu
orang-orang yang paling rugi. (QS. Al-Anbiya': 70)
Dan Kami selamatkan dia
(Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.
(QS. Al-Anbiya': 71)
Dan
Kami menganugerahkan kepadanya (Ibrahim) Ishak dan Yakub, sebagai suatu
anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang yang saleh. (QS. Al-Anbiya': 72)
Dan
Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk
dengan perintah Kami dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan,
melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka
menyembah. (QS. Al-Anbiya': 73)
Ibnu Jarir dalam tafsirnya
18/465 berkata : telah bercerita pada kami Ibnu Humeid, dia berkata : telah
bercerita kepada kami Salamah dari Ibnu Ishaq , dia berkata :
" Telah berkumpul Namrud
dan kaumnya terhadap Ibrahim -’alaihis salaam- , lalu mereka berkata : "Bakarlah
dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak
bertindak".
Maksudnya : Tidak ada cara
lain untuk menolong berhala-berhala kalian darinya kecuali dengan cara
membakarnya dengan api jika kalian betul-betul ingin menolongnya ".
Bukan hanya berhenti di situ
Namrud pun terus berusaha mengejar dan menelusuri jejak keberadaan Tuhan yang
di sembah oleh Nabi Ibrahim SWT .
Dalam Al-Quran surat Ibrahim
Allah SWT berfirman :
﴿وَقَدْ
مَكَرُوا مَكْرَهُمْ وَعِنْدَ اللَّهِ مَكْرُهُمْ وَإِنْ كَانَ مَكْرُهُم
ْلِتَزُولَ مِنْهُ الْجِبَالُ﴾.
"
Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi
Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat
besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya."
( QS. Ibrahim : 46 ).
====
AKHIR PERJALANAN NAMRUD :
Ibnu
Jarir Ath-Thobary dalam tafsirnya meriwayatkan dari Said bin Jubeir tentang tafsir perbuatan makar dan
pelakunya yang terdapat dalam ayat ini , Said berkata :
" Sesungguhnya Namrud
pemilik burung-burung elang ( yang terlatih ) telah menyiapkan sebuah peti (
tabut ), maka dia masuk ke dalamnya bersama seseorang lainnya , kemudian
memerintahkan burung-burung elang itu mengangkat peti itu naik ( untuk
menelusuri keberadaan Tuhannya nabi Ibrahim ) , maka ketika sudah terangkat
naik dia bertanya kepada seseorang yang ikut bersamanya : " Apa saja yang
kamu lihat ? . Dia menjawab : Aku melihat air dan pulau-pulau .
Kemudian naik lagi , lalu
bertanya lagi kepada seseorang tadi : " Apa saja yang kamu lihat ? "
Dia menjawab : Kita semakin naik ke langit , malah semakin jauh . Lalu Namrud
berkata : turunlah !.
Kemudian Ibnu Jarir dalam
tafsirnya 17/132 meriwayatkan dengan sanadnya dari As-Suday , bahwa dia telah
berkata :
" Burung-burung elang
tsb terbang dari Baitul Maqdis dan turun di Gunung Dukhon . Setelah dia (
Namrud ) melihat dirinya tidak mampu menemukan Tuhannya Ibrahim dengan cara
terbang dengan burung-burung elang tadi , maka dia mengambil cara lain , yaitu
dengan membangun menara , lalu dia bangunlah menara itu sehingga ketika sudah
menjulang tinggi ke langit , diapun naik keatasnya lalu memandang ke
sekelilingnya barang kali di sana dia bisa menemukan Tuhannya Ibrahim . Maka
dia adalah orang pertama kali yang mendirikan bangunan menara itu ".
Kemudian Allah SWT merobohkan
menara itu dari dasar pondasi-pondasinya .
Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman :
﴿قَدْ
مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَأَتَى اللَّهُ بُنْيَانَهُمْ مِنَ
الْقَوَاعِدِ فَخَرَّ عَلَيْهِمُ السَّقْفُ مِن ْفَوْقِهِمْ وَأَتَاهُمُ
الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لايَشْعُرُونَ﴾.
"
Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah
menghancurkan bangunan-bangunan mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu)
jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari
tempat yang tidak mereka sadari. ( QS. An-Nahl : 26 )
.
Lalu Namrud yang sombong itu
diadzab dan mati dengan cara yang mengenaskan . Yaitu dengan cara Allah SWT mengirim
kepada Namrud seekor nyamuk , makhluk Allah yang amat kecil , lemah dan tak
bertulang , kemudian ia masuk ke dalam hidungnya.
Ibnu
Abi Syaibah meriwayatkan dari Abu Ubaidah :
“Bahwasannya
telah ada salah seorang penguasa yang sombong dan lalim berkata : "Saya
tidak akan berhenti sehingga aku bisa melihat orang yang ada di langit (
maksudnya Tuhannya Nabi Ibrahim SWT ) , maka ( Allah ) mengirim makhluknya yang
paling lemah kepada nya , yaitu seekor nyamuk , lalu ia masuk ke dalam
hidungnya , hingga merenggut nyawanya , sebelum meninggal dia berkata : Tolong
, kalian pukullah kepalaku ! Maka mereka pun memukulnya sehingga otak dari kepalanya berceceran”.
Dalam kisah israiliyat Ibnu
Katsir dalam tafsirnya 4/566 meriwayatkan dari Abdur Razaq , dari Ma'mar , dari
Zaid bin Aslam , dia berkata :
أولُ
جَبَّارٍ كانَ فِي الأَرْضِ نَمْرُوْدُ ، فبعث الله عليه بَعُوضة ً، فدَخَلَتْ في
منخرةٍ ، فمكَث أربعمائة ُسنةٍ يضرِبُ رأسَه بالمطارق، وأرحمُ الناسِ به مَنْ
جَمَع يديه فضرب بهما رأسه، وكان جبارا أربعمائة سنة، فعذبه الله أربعمائة سنة
كملكه، ثم أماته الله. وهو الذي كان بنى صرحًا إلى السماء، وهو الذي قال الله : ﴿فَأَتَى
اللَّهُ بُنْيَانَهُمْ مِنَ الْقَوَاعِدِ﴾.
"Pertama ada penguasa yang lalim di
permukaan bumi adalah Namrud , maka Allah mengutus seekor nyamuk kepadanya ,
maka ia masuk kedalam lubang hidungnya , selama 400 tahun dia memukuli kepalanya
sendiri dengan palu-palu ( atau martil-martil ) , dan manusia yang paling belas
kasihan pada dirinya adalah orang yang mengepalkan dua tangannya lalu memukuli
kepala Namrud dengannya. Namrud ini, dia telah menjadi penguasa yang lalim
selama 400 tahun , maka Allah mengadzabnya selama 400 tahun sama dengan masa
kekuasaanya , kemudian Allah mewafatkannya .
Dan dialah orang yang pertama
kali membangun menara tinggi menjulang ke langit, dan dia pula yang di maksud
dalam firman Allah :
﴿فَأَتَى
اللَّهُ بُنْيَانَهُمْ مِنَ الْقَوَاعِدِ﴾
"
Maka Allah menghancurkan bangunan-bangunan mereka dari fondasi-fondasinya
". ( Lihat tafsir
Al-Qur'anul 'Adzim karya Ibnu Katsir 4/566 ).
Dalam versi agama kristen
ketika Namrud mati, tubuhnya dipotong-potong, kemudian dibakar dan disebar ke
berbagai daerah. Praktek serupa juga disebutkan dalam kitab suci agama Kristen Alkitab/Bibel (Hak. 19:29; 1Sam. 11:7).
Kematiannya sangat menyedihkan masyarakat Babilon. Semiramis ibu Namrud yang
juga istrinya dia menegaskan dan mengikrarkan bahwa Nimrod adalah dewa
matahari.
Namrud si dewa matahari
memang sudah mati , namun konsep , ajaran dan tradisinya terus diwarisi oleh
para pemujanya yaitu rakyat Babylon , kemudian berkembang dan menyebar
kemana-mana .
Setelah
kepergian Namrud , negeri Babylon ini di samping sebagai sumber lahirnya agama
dewa Matahari -Namrud- dan agama-agama sesat lainnya , Babylon juga adalah
pusat merajalela dan berkembangnya Ilmu Sihir , kebatinan , kejadugan , ilmu
pelet dan ilmu-ilmu syeitan lainnya , sehingga pada puncaknya Allah SWT mengutus
dua malaikat Harut dan Marut seperti Yang Allah swt isyaratkan dalam surat
al-Baqarah ayat 102 .
===***===
PERKEMBANGAN AGAMA BABILON ( Penyembah NAMRUD )
Tentu
timbul pertanyaan bagaimana agama dewa dewi Babilon bisa berkembang ke seluruh
dunia ?
Perhatikan
keterangan berikut ini !
“
Setelah masa banjir berakhir, orang mulai pindah dari Timur menuju ke suatu
daerah yang disebut Sinear, dimana mereka kemudian tinggal “ (Kej. 11:2). “Di
daerah Sinear inilah kota Babilon berdiri, yang kemudian dikenal sebagai
Babilonia atau Mesopotamia. Disini mengalir sungai Euphrat dan Tigris, yang
membuat tanah ini menjadi subur. Tetapi, ada suatu masalah yang dihadapi
penduduk yaitu bahwa di daerah ini terdapat
banyak binatang buas yang selalu mengancam kehidupan penduduk setempat “
(Kel. 23:29-30).
Dalam
keadaan yang parah ini muncullah seorang laki-laki bertubuh besar dan berkuasa.
Namanya Nimrod. Ia terkenal sebagai pemburu yang hebat. Alkitab/ Bibel
mengatakan antara lain bahwa ia menjadi pemburu yang penuh kuasa (Kej. 10:8-9).
Makin lama makin terkenallah dia. Ia menjadi pemimpin ternama dalam memecahkan
masalah-masalah dunia. Akhirnya karena ia begitu disanjung, maka dia tidak lagi
berjuang melawan binatang buas, melainkan mulai berpikir untuk mengorganisasi
manusia supaya tinggal dalam kota serta mengelilingi kota ini dengan tembok
sebagai pelindung. Dari sinilah lahir sebuah kerajaan. Demikianlah cara
berpikir Nimrod. Kerajaan pertama adalah Babel, Erech, Accad dan Caleh, di
daerah Sinear (Kej. 10:10). Kerajaan Nimrod adalah yang pertama, yang disebut
Alkitab/Bibel/Injil.
Dalam artikel yang berjudul «Raja Namrud dan kaitannya dengan Illuminati» yang di tulis Ahmad Nidzom di sebutkan bahwa:
"Kerajaan Namrud ini adalah kerajaan pertama yang tumbuh di muka bumi (2275-1943 SM) di Babylon ( Iraq ). Menurut salah satu pendapat, Namrud memegang tampuk kekuasaan pemerintahannya selama 400 tahun. Dia manusia pertama yang memerintahkan agar membuat bangunan-bangunan besar. Dia telah membangum kota Babylon yang amat mahsyur itu, menara Babylon, kota Nineweh dan kota-kota lainnya”.
Dalam
salah satu referensi kristen , yaitu buku BABYLON MYSTERY RELIGION karya Ralph
Woodrow ( ringkasannya hal. 3 ) disebutkan bahwa : “Sistem dewa- dewi menyebar
dari Babilon ke bangsa-bangsa lain, karena dari Babilonlah manusia tersebar ke
seluruh dunia (Kej. 11:9). Disebutkan dalam agama palsu-Babilon orang berdoa
kepada bermacam-macam ilah / tuhan ; ada kurang lebih 5000 dewa-dewi.
===***===
BERAWAL DARI NAMRUD SANG DEWA
MATAHARI
MUSUH DAKWAH TAUHID NABI IBRAHIM ‘alaihis salam:
****
PERTAMA :
ULANG TAHUN KELAHIRAN
DAN KISAH
AWAL TERJADINYA ULTAH TERHADAP NAMRUD:
NOTE
:
Yang pasti Nabi Ibrahim dan putra-putra nya tidak di ulang tahuni hari
kelahirannya . Dan perlu di ketahui bahwa pada awalnya yang di rayakan hari
kelahirannya itu hanya para raja-raja yang mendeklarasikan dirinya sebagi tuhan
Dewa Matahari yang wajib disembah oleh rakyatnya , selain para dewa-dewa
matahari itu tidak diperbolehkan di rayakan hari kelahirannya meskipun anak dan
istri para dewa tsb .
Ahmad
Nizam menyatakan bahwa : Penyebaran konsep dewa-dewi dari Babilon ini berawal
dari keinginan Namrud dan ibunya Semeramis ingin menguasai dunia di bawah satu
pemerintahannya , itulah yang kini disebut sebagai New World Order.
Dan
beliau juga berkata : “ Berdasarkan kesimpulan dari sejarah, legenda dan
mitologi, maka Alexander Hislop menulis secara rinci bagaimana agama Babilonia
berkembang menjadi tradisi yang berkaitan dengan Nimrod, Semiramis (isterinya)
dan Tamuz (anak Semiramis dari Nimrod ) “.
H.W. Armstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worldwide Church of God, California USA, 1994, menjelaskan:
" Namrud cucu Ham Anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad” antara lain dengan keberaniannya mengawini ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.
Namun
usia Namrud tidak sepanjang ibunya . Ketika Nimrod mati, tubuhnya
dipotong-potong, kemudian dibakar dan disebar ke berbagai daerah. Praktek
serupa juga disebutkan dalam Alkitab
(Hak. 19:29; 1Sam. 11:7). Kematiannya sangat menyedihkan masyarakat
Babilon. Semiramis lalu menegaskan bahwa Nimrod adalah dewa matahari. Sementara
Semiramis sendiri mengikrarkan dirinya dewi perawan surga .
Ahmad
Nidzom mengatakan : Setelah Namrud meninggal dunia, Semiramis ibu yang
merangkap sebagai isteri tersebut menyebarkan ajaran bahwa :
“ROH NAMRUD TETAP HIDUP
SELAMANYA walaupun JASADnya telah MATI “.
Dia
membuktikan ajarannya dengan adanya POHON EVERGREEN yang tumbuh dari sebatang
kayu yang mati ( Kayu Nisan Kuburan Namrud ) , yang ditafsirkan oleh Semiramis
sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati.
Dan
di yakini bahwa NAMRUD SELALU di pohon EVERGREEN / pohon NATAL ini atau menyatu
dengannya .
Untuk
mengenang hari kelahirannya, mereka merayakannya dengan mengadakan ACARA ULANG
TAHUN KELAHIRANNYA serta meninggalkan KADO dan BINGKISAN yang digantungkan di
ranting-ranting pohon Evergreen itu.
Sedangkan
kelahiran Namrud dinyatakan pada tanggal 25 DESEMBER.
Begitu pula menurut tradisi Babel kuno,
Semiramis (yang akhirnya dikenal sebagai dewi
Astarte/Asherah/Ashtoreth/Asytoret/Isis/Ishtar/Easter dalam agama pagan
lainnya) menyatakan bahwa setelah kematian putranya/suaminya, Nimrod, sebuah
pohon cemara tumbuh besar dalam semalam dari tunggul pohon yang telah mati.
TUNGGUL yang mati ini menggambarkan Nimrod
yang mati, dan POHON CEMARA yang bertumbuh ini menggambarkan Nimrod yang
bangkit kembali.
Semiramis berkata bahwa Nimrod akan HADIR mengunjungi
pohon cemara itu dan meletakkan hadiah-hadiah setiap tahun pada perayaan
kelahirannya, yang akan terjadi pada 25 Desember.
John Punkett menggambarkan mitos pagan kuno
mengenai 25 Desember sebagai berikut:
“ Dari banyak tulisan kuno, banyak hal
dapat dipelajari dari orang ini (Nimrod), yang memulai kemurtadan besar yang
terorganisasi secara mendunia dari Elohim yang mendominasi dunia hingga
sekarang. Nimrod sangatlah jahat, dikatakan bahwa dia kawin dengan ibunya
sendiri, yang bernama Semiramis.
Setelah Nimrod mati sebelum waktunya,
ibu/istrinya, Semiramis, menyebarluaskan ajaran jahat mengenai Nimrod yang
dikatakannya selamat dan menjadi makhluk roh.
Dia menyatakan sebatang pohon cemara yang
bertunas dan bertumbuh besar dalam semalam dari tunggul pohon yang mati, yang
menjadi simbol bertunasnya kehidupan kembali Nimrod yang sudah mati. Pada
setiap HARI ULANG TAHUN KELAHIRANNYA, dia menyatakan, Nimrod akan mengunjungi
pohon cemara dan menaruh hadiah-hadiah di atasnya.
25 Desember adalah hari kelahiran Nimrod.
Inilah asal usul sebenarnya dari pohon Natal.
----
PENULIS KATAKAN :
“BERARTI
DIMULAI ADANYA RITUAL HARI ULANG TAHUN KELAHIRAN NAMRUD ITU TERJADI SETELAH
NAMRUD MATI . PENCETUS NYA ADALAH IBUNYA/ISTRINYA , yaitu DEWI SEMIMRAMIS “.
Dalam
buku BABYLON MYSTERY RELIGION karya Ralph Woodrow ( ringkasannya hal. 3 )
disebutkan bahwa :
“Sistem
dewa- dewi menyebar dari Babilon ke bangsa-bangsa lain, karena dari Babilonlah
manusia tersebar ke seluruh dunia (Kej. 11:9). Disebutkan dalam agama
palsu-Babilon orang berdoa kepada bermacam-macam ilah / tuhan ; ada kurang
lebih 5000 dewa-dewi.
NAMRUD adalah penguasa pertama Babilonia .
Setelah kepergiannya , maka bermuculan banyak mitos dewa-dewa matahari yang
dilahirkan pada tanggal 25 Desember “.
Dari akarnya yang mula-mula di Babelonia ,
perayaan kelahiran atau “kelahiran kembali” dewa matahari pada 25 Desember
dirayakan dengan berbagai nama di seluruh dunia kuno.
===***===
KENAPA HARUS 25 DESEMBER ?
Jika Anda perhatikan, “winter solstice” (titik
balik matahari musim dingin) terjadi beberapa hari sebelum 25 Desember setiap
tahunnya. Winter solstice adalah hari dalam setahun dimana siang
harinya paling singkat. Dalam dunia kuno, 25 Desember adalah hari dalam setiap
tahun ketika hari mulai menjadi lebih lama kembali. Karena itu, kaum pagan kuno
menetapkan 25 Desember sebagai tanggal kelahiran atau “kelahiran kembali”
matahari .
Diantara dewa matahari lainnya setelah
NAMRUD
yang di peringati hari kelahirannya adalah sbb:
====
[A].
TAMMUZ putra NAMRUD
( Titisan Dewa Matahari Namrud )
Tammuz (Relief batu pualam dari Ashur, sekitar 1500 SM, Museum Staatliche di Berlin, Jerman)
Tammuz, anak laki-laki Nimrod dengan istrinya (ibunya sendiri), Semiramis, diidentifikasikan sebagai Dewa Matahari Babel dan disembah pada Winter Solstice.
Sementara hari-hari menjadi semakin singkat
sepanjang musim salju, durasi siang hari menjadi paling singkat pada
saat winter solstice, titik balik matahari musim dingin, kira-kira tanggal
22-23 Desember. Tammuz dianggap mati selama winter solstice ini, dan
diperingati dengan membakar sebatang kayu di perapian.
Bahasa Kasdim untuk bayi adalah “yule”, dan
menjadi asal usul istilah “balok kayu yule” (Yule log). Kelahiran kembali
Tammuz dirayakan dengan mengganti balok kayu tadi dengan memotong sebatang
pohon dan menghiasnya pada keesokan harinya. (Baca Yeremia 10)
Icon
si “Cupid ( bayi bersayap dengan panah )” itu adalah putra Nimrod “the
hunter” dewa matahari.
====
[B]. DEWA misterius Iran MITHRA , sang Surya Kebenaran .
Berikut kutipan dari Encyclopeda Britannica tentang “Christmas”
(Natal):
“Di dunia Romawi, Saturnalia (17 Desember)
adalah saat bersukaria dan saling tukar menukar hadiah. 25 Desember juga
dianggap sebagai HARI KELAHIRAN dewa misterius Iran, MITHRA , sang Surya
Kebenaran.
Pada Tahun Baru Romawi (1 Januari),
rumah-rumah dihiasi hijau-hijauan dan pelita-pelita, dan hadiah-hadiah diberikan
kepada anak-anak dan fakir miskin. Kebudayaan ini, juga ditambah lagi dengan
ritual Jerman dan ritual Yule dari Celtic, ketika suku Teutonic memasuki Galia,
Inggris dan Eropa tengah.
Makanan dan berkumpul bersama-sama, balok kayu
Yule dan kue-kue Yule, hijau-hijauan dan pohon cemara, hadiah-hadiah dan ucapan
selamat semuanya menjadi hal-hal yang dilakukan dalam memperingati musim
perayaan ini. Nyala api dan cahaya, simbol kehangatan dan umur panjang, selalu
dihubungkan dengan festival musim dingin, baik oleh kaum pagan maupun Kristen”
(Encyclopedia Britannica, 15th ed., vol. II, p. 903).
Penyembahan dewa Mithra dari Indo-Persia
bermula berabad-abad sebelum masehi. Dewa ini juga disebut “Mitra” dalam agama
Veda India. Di Persia, disebut dengan nama Mithra atau Mihr. Dia dianggap “dewa
baik” yang memberikan kesehatan, kekayaan dan makanan.
Mithra adalah cahaya dan kekuatan di belakang matahari. Di Babel, Mithra disebut Shamash, dewa matahari, dan dia juga disebut Bel, dewa matahari versi Mesopotamia dan Kanaan/Phoenicia. Disebut juga Marduk, dewa yang mewakili planet Jupiter dan matahari. Mithra juga disebut dengan nama Apollo (Yunani).
Oleh orang Romawi, Mithra disebut “Matahari
ilahi, Matahari yang tak terkalahkan.” Dia dikatakan “Kuat perkasa, penguasa
perkasa, raja terbesar dari dewa-dewa! Ya Matahari, penguasa langit dan bumi,
dewa segala dewa.” Mithra juga dijuluki “mediator” atau “perantara” antara
surga dan bumi.
Mithra digambarkan sebagai “jalan,”
“kebenaran,” “terang,” “hidup,” “firman,” “anak Allah,” “gembala yang baik.”
Mithra sering diwakili sedang memanggul seekor anak domba di bahunya.
Mithra atau Mitra, disembah sebagai Itu
(Mitra-Mitu-Itu) di setiap rumah orang Hindu di India. Itu dianggap sebagai
dewa tumbuh-tumbuhan. Mithra atau Mitra (dewa matahari) dipercayai sebagai
mediator antara Tuhan dan manusia, antara surga dan bumi. Dikatakan bahwa
Mithra atau “matahari” dilahirkan di sebuah gua pada 25 Desember. Dipercaya
juga bahwa Mithra atau dewa matahari dilahirkan oleh seorang perawan. Dia
melintasi langit, dan memiliki 12 satelit, yang dianggap murid-murid Matahari.
Festival terbesar Matahari dirayakan pada Winter
Solstice dan Vernal Equinox – Hari Natal dan Easter. Simbolnya
adalah anak domba.
Menurut mitologi Persia, Mithra dilahirkan
pada 25 Desember, oleh perawan bernama Anahita, yang dijuluki “ibu dewa.”
Anahita juga dikenal sebagai “Anaitis” – arti namanya “murni” atau “tidak
bercela,” yang pada zaman kuno disamakan dengan dewi perawan Artemis.
Beberapa atribut Mithra:.
- Bayi ini dibungkus kain pembalut, ditempatkan dalam palungan dan dikunjungi para gembala.
- Dia dianggap guru besar dan tuan yang berkelana.
- Dia punya 12 kawan atau “murid.”
- Dia melakukan mujizat-mujizat.
- Sebagai “lembu besar Matahari,” Mithra mengorbankan dirinya sendiri demi kedamaian dunia.
- Mithra naik ke surga dengan kereta mataharinya.
- Mithra dipandang sebagai gembala yang baik, “jalan, kebenaran dan terang,” pembebas, penyelamat, dan messias.
- Mithra maha tahu, dia “mendengar segalanya, melihat segalanya, tahu segalanya. Tidak ada yang dapat menipunya.”
- Dia diidentifikasi dengan singa dan anak domba.
- Hari sucinya adalah Minggu (Sunday=hari matahari).
- Kepercayaannya memiliki ritual ekaristi, atau perjamuan.
- Mithra “menaruh tandanya di dahi prajurit-prajuritnya.”
- Mithraisme menekankan pembaptisan.
25 Desember sebenarnya adalah hari kelahiran
Mithra, dewa matahari.
Kepercayaan terhadap dewa matahari Mithra ini
menjalar hingga Eropa. Kaisar Konstantin termasuk salah seorang pengagum
sekaligus penganut kepercayaan ini.
Dalam Catholic Encyclopedia, disebutkan
mengenai Mithraisme:
“ 25 Desember dirayakan sebagai hari kelahiran
Mithra, natalis invicti, kelahiran matahari musim dingin, tak terkalahkan oleh
musim “.
Kutipan dari Encyclopedia Encarta:
“Mithraisme mirip dengan Kekristenan dalam
berbagai aspek, contohnya, dalam hal merendahkan diri dan kasih persaudaraan,
pembaptisan, ritual persekutuan, penggunaan air suci, pemujaan para gembala
pada saat kelahiran Mithra, pengadopsian hari Minggu dan tanggal 25 Desember
(hari ulang tahun Mithra) sebagai hari suci, dan kepercayaan akan kekekalan
jiwa, penghakiman terakhir, dan kebangkitan. Mithraisme berbeda dari
Kekristenan dalam hal pengecualian kaum perempuan dari upacara-upacaranya dan
kesediaannya untuk berkompromi dengan politheisme. Namun kesamaannya,
memungkinkan pengikutnya mudah berpindah kepada doktrin Kristen” (“Mithraism,”
Microsoft (R) Encarta. Copyright (c) 1994 Microsoft Corporation. Copyright (c)
1994 Funk & Wagnall’s Corporation).
[C]. HORUS ( FIRAUN MESIR )
Horus, dari Mesir, dilahirkan oleh seorang perawan, Isis,
pada winter solstice 25 Desember. Pada teks di Kuil Abydos
dari Seti I, Isis menyatakan, “Akulah perawan besar.”
Ibunya, Isis, melahirkan dia di rawa-rawa, dia
diperingatkan oleh dewa Thoth, untuk melarikan diri dan menyembunyikan anak itu
dari Seth yang jahat. Seth telah membunuh ayah Horus, yang bernama Osiris, dan
berusaha membunuh Horus juga. Isis dapat menjaga Horus tetap tersembunyi dari
Seth, hingga Horus bertumbuh dewasa. Horus berusaha membalaskan kematian
ayahnya, dan bertarung melawan Seth, dan mengalahkan dia.
Dalam banyak kasus dewa-dewa di berbagai
belahan dunia, beberapa dewa (dan dewi) Mesir memiliki atribut “Matahari”,
menjadikan mereka dewa-dewa Matahari, termasuk di antaranya Ra atau Re, Osiris
dan Horus. Horus, anak laki-laki Isis, pada mulanya juga diidentifikasi
sebagai Ra, dewa matahari Mesir, demikian juga dengan Mithra.
Sejarawan Yunani, Herodotus, menyamakan Osiris
dengan Dionysus (Yunani) dan Horus dengan Apollo (dewa matahari Yunani). “Di
Mesir, Apollo adalah Horus, Demeter adalah Isis, Artemis adalah Bubastis.”
Dalam tulisan Mesir kuno seperti teks piramid,
Horus disebut “Penguasa Langit,” bersamaan dengan julukan matahari lainnya
seperti “Dia yang wajahnya terlihat,” “Dia yang rambutnya terbelah.” Dalam teks
piramid Sp. 326, Horus disebut “Penguasa sinar matahari.”
Hari kelahiran Horus diperingati setiap
tahunnya pada tanggal 25 Desember di kuil-kuil. Sejarawan Macrobius
(395–423 M) mengatakan:
“Sebuah patung Horus sebagai bayi diletakkan
di sebuah palungan, di tempat yang ditata seperti kandang, dan patung Isis
diletakkan di sampingnya. Horus, disimbolkan sebagai juru selamat umat manusia.
Dialah pembalas terhadap kuasa kegelapan, dia adalah terang dunia.”
“… pada saat winter solstice, matahari
nampak seperti anak kecil, seperti itu sehingga orang Mesir membawanya keluar
dari kuil pada hari yang ditetapkan, karena hari itu adalah yang terpendek dan
dewa terlihat seperti bayi kecil.”
“Kira-kira pada waktu winter
solstice (25 Desember), Isis melahirkan Harpocrates (Horus kanak-kanak),
tidak sempurna dan premature.”
Plutarch, sejarawan Yunani abad pertama.
===
[D]. ATTIS dari PHYRGIA
Dalam banyak tulisan mistis kuno, dewa Romawi-Phrygo kuno, Attis,
digambarkan dilahirkan oleh ibunya yang masih perawan pada 25 Desember, yang
akhirnya dibunuh dan dibangkitkan sesudahnya.
Penderitaan Attis diperingati pada 25 Maret,
tepat sembilan bulan sebelum FESTIVAL KELAHIRANNYA, pada 25 Desember.
RITUAL
HAULAN .
Waktu kematiannya juga adalah waktu ketika dia
mulai dikandung. Setiap tahun dia lahir pada winter solstice, dan setiap
tahun ketika hari-hari menjadi pendek, dia mati.
Beberapa atribut Attis:
- Attis dilahirkan pada 25 Desember oleh Perawan Nana.
- Dia seorang gembala.
- Dia dianggap “putra tunggal yang dilahirkan,” “firman” dan penyelamat yang dibunuh demi keselamatan umat manusia.
- Sektenya memiliki tradisi makan kurban, yang menganggap tubuhnya sebagai roti yang dimakan oleh para penyembahnya.
- Imam-imamnya adalah sida-sida kerajaan surga.
- Attis memiliki atribut sebagai anak Allah dan Bapa.
- Pada “Jumat Hitam,” dia mati pada sebatang pohon, dan darah sucinya tercurah turun untuk membebaskan bumi. Menurut mitos, dia mati karena dibunuh babi liar atau mengebiri dirinya sendiri.
- Dia turun ke dunia orang mati.
- Setelah tiga hari, Attis dibangkitkan pada 25 Maret sebagai “Dewa yang maha tinggi.”
===
[E]. DIONYSUS putra DEWA ZEUS penguasa Gunung Olympic Yunan .
Dewa anggur Yunani, Dionysus atau Bacchus, juga disebut Iacchus,
digambarkan lahir dari seorang perawan pada 25 Desember. Melakukan mujizat
seperti mengubah air menjadi anggur, dan muncul dengan dikelilingi 12 manusia.
Menyandang julukan “bapa” dan “penyelamat”. Mati, bangkit setelah tiga hari,
dan naik ke surga.
Menurut tradisi umum, Dionysus merupakan putra
dewa Zeus dan perempuan manusia, Semele. Dalam versi Kreta untuk cerita yang
sama, Dionysus adalah putra Zeus dengan Persephone, anak perempuan Demeter,
yang juga disebut Kore, yang dianggap “dewi perawan.”
Dalam mitos umum mengenai kelahiran
Dionysus/Bacchus, Semele secara misterius dihamili oleh salah satu petir dewa
Zeus – suatu kehamilan perawan yang ajaib. Dionysus merupakan simbol matahari.
Dionysus dipercayai memiliki beberapa atribut
yang “sama” dengan karakter Yesus Kristus dan tradisi Kristen:
- Dionysus lahir dari seorang perawan pada 25 Desember atau Winter Solstice (titik balik matahari musim dingin).
- Dia adalah putra “bapa” di surga.
- Sebagai Anak Suci, Bacchus ditempatkan dalam sebuah ranjang/palungan/ayunan “di antara binatang-binatang.”
- Dionysus adalah seorang pengajar yang berkeliling sambil melakukan mujizat-mujizat.
- Dia adalah dewa anggur, dan mengubah air menjadi anggur.
- Dionysus menunggang seekor keledai pada “perarakan kemenangan.”
- Dia seorang raja suci yang dibunuh dan dimakan dalam ritual ekaristi untuk kesuburan dan penyucian.
- Dewa ini pergi ke dunia orang mati untuk menyelamatkan kekasihnya, bangkit dari tanah setelah mati tiga hari.
- Dionysus bangkit dari kematian pada 25 Maret dan naik ke surga.
- Bacchus dijuluki “Bapa,” “Pembebas” dan “Penyelamat.”
- Dionysus dianggap “Putra Tunggal yang dilahirkan,” “Raja segala raja,” “Dewa segala dewa,” “Penanggung dosa,” “Pembebas,” “Yang diurapi” (messias), dan “Alfa Omega.”
- Dia diidentifikasi dengan kambing jantan atau anak domba.
- Julukan pengurbanannya “Orang muda di pohon” menunjukkan dia digantung pada pohon atau disalibkan.
Gelar “Raja segala raja” dan julukan lainnya
mungkin menggambarkan hubungan Dionysus dengan Osiris. Dionysus, Bacchus,
Zagreus, dalam mitologi Sumeria-Babilonia kuno, juga disebut Dumuzi-absu, atau
Tammuz.
Selain para dewa di atas masih banyak lagi
dewa-dewa yang diperingati hari kelahirannya , diantaranya secara singkat :
===
[F]. HERCULES
:
Anak dewa Zeus penguasa Gunung Olimpus Yunan ,
ditakdirkan dari lahir untuk menduduki tahta Argos.
===
[G]. YUPITER
:
Dalam agama kuno dan mitologi Romawi, Yupiter Atau Yuv adalah raja para dewa, dan dewa langit dan petir. Dalam mitologi Yunani Yupiter memiliki kedudukan yang serupa dengan Zeus.
===
[H]. OSIRIS ( FIRAUN MESIR )
Dalam
metology Mesir kuno di sebutkan bahwa masyarakat Mesir meyakini akan adanya
penguasa sungai Nil , yaitu dewa Osiris salah satu Firaun Raja Mesir yang
pernah berkuasa dan istrinya dewi Isis
Selama dinasti kerajaan Mesir ke-18 dan 19
(1300 SM), Osiris juga dijuluki “raja kekekalan, penguasa segala keabadian,
yang melintasi jutaan tahun dalam umur hidupnya, pangeran dewa-dewa dan
manusia, dewa segala dewa, raja segala raja, tuan segala tuan, pangeran segala
pangeran, pemerintah dunia yang ada selamanya.”
Osiris anak Dewa Geb dari bumi dan Dewi Nut
dari langit. Ia mempunyai saudara kembar laki-laki bernama Seth, dan adik
perempuan kembar juga bernama Isis dan Nephthys. Setelah ayahnya pensiun
dan tinggal di langit, Osiris meneruskan mengelola Mesir di muka bumi, dan
mengawini adik perempuannya. Isis, sebagai permaisuri , dan Horus merupakan
peranakannya.Osiris terkenal sebagai firaun yang rajin mengajari rakyat Mesir,
bagaimana menanam gandum dan anggur (tanaman) untuk menghasilkan roti dan
anggur (minuman).
Di bawah pengelolaannya, Mesir kuno menjadi
negeri yang subur makmur, tata-tenteram, karta-raharja.
Tapi ia juga dimitoskan dibunuh oleh saudara
kembarnya, SETH, yang iri melihat keberhasilannya sebagai firaun. Maka SETH,
bersama dengan Ratu Ethiopia, bersekongkol dengan 72 orang kaki tangannya untuk
merencanakan pembunuhan Osiris.
Seth menipu Osiris dengan memasukkannya ke
dalam peti sarkofagus, yang kemudian disegel dan dibuang ke sungai Nil. Tapi
istri Osiris, Isis, mencari jenazahnya sampai ia menemukannya tertambat pada
batang pohon asam, yang menopang atap istana.
Dia berhasil mengangkat peti mati dan itu
membukanya, tapi Osiris sudah mati. Dia menggunakan mantera untuk membangkitkan
Osiris kembali ke kehidupan supaya bisa menghamilinya, tapi setelah itu ia
meninggal lagi dan Isis menyembunyikan tubuhnya di padang pasir.
Beberapa bulan kemudian, Isis yang secara
‘supernatural’ menjadi hamil, akhirnya melahirkan Horus, dewa pelindung Nekhen
di Mesir Atas yang sering digambarkan sebagai burung elang, seperti dengan
kepala elang itu. Kemudian, saat berburu di padang gurun, Seth menemukan tubuh
Osiris dan merobeknya menjadi 14 potong, mencerai-beraikannya ke seluruh
negeri.
Isis mengumpulkan semua bagian tubuhnya
kembali – kecuali (maaf) PENIS-nya, yang dimakan IKAN LELE – dan menyatukannya
dengan kain perban untuk dimakamkan secara layak. Para dewa terkesan
dengan pengabdian Isis dan membangkitkan Osiris sebagai dewa penguasa dunia
orang mati.
Jenazahnya disemayamkan dalam piramida, dan
ditiupi napas kehidupan oleh Isis. Setelah merasa segar sejuk, Osiris hidup
kembali, dan bisa pulang ke langit, tempat ayahnya menikmati masa pensiun
sebagai dewa. Ia menetap di bintang Alnitak.
Kemudian dalam mitos Mesir Kuno rakyat mesir
percaya bahwa Sungai Nil banjir setiap tahun karena kesedihan air matanya
untuk kematian suaminya , Osiris. Ini menunjukkan adanya keyakinan
terjadinya kematian dan kelahiran kembali . Untuk mengenangnya kembali maka
setiap tahun diadakan ritual-ritual.
Penyembahan Isis akhirnya menyebar ke seluruh
dunia termasuk diantaranya di Yunani dan Romawi dan berlanjut hingga penindasan
paganisme di era Kristen. Dia dipuja sebagai ibu dan istri yang ideal serta
pelindung alam dan sihir. Isis adalah Dewi keibuan, sihir dan kesuburan.
----
Kisah
berakhirnya ritual Ruatan Sungai Nil di Mesir sebagai persembahan kepada Dewa
Osiris dan Dewi Isis .
Ibnu
Lahi'ah berkata : dari Qois bin Hajjaj dari orang yang bercerita padanya , dia
berkata :
"
Setelah Mesir ditaklukkan ( pada masa Khilafah Umar radhiyallahu ‘anhu ) ,
datanglah masyarakatnya menghadap 'Amr bin 'Ash – saat itu dia sebagai amirnya
– ketika memasuki bulan Bauunah salah satu nama-nama bulan 'Ajam ( non arab ) ,
lantas mereka berkata :
Wahai
Amir ( Gubernur ) ! , sesungguhnya sungai Nil kami punya tradisi ( sunnah )
yang tidak akan mengalir airnya , kecuali jika kami melaksankan tradisi itu .
Beliau 'Amr bin 'Ash bertanya : " Tradisi apakah itu ? ".
Mereka menjawab : Yaitu setiap tanggal dua belas
malam dari bulan ini lewat , kami mengambil seoarang gadis yang masih perawan yang
berada bersama kedua orang tuanya , maka
kami membujuk kedua orang tua gadis tsb agar merelakannya , kemudian
kami dandani dengan perhiasan dan pakaian yang terbaik , setelah itu kami
melemparkannya ke sungai Nil ini .
Maka
Amr bin 'Ash berkata kepada mereka : “
Yang demikian itu tidak ada dalam Islam , dan sesungguhnya Islam itu
menghilangkan sesuatu yang telah ada sebelumnya".
Setelah
mereka menunggu selama bulan Bauunah ternyata sungai Nil ini tetap tidak
mengalir , kemudian akhirnya mereka berniat hendak melaksanakan tradisi tsb ,
maka 'Amr buru-buru menulis surat kepada Umar bin Khoththob tentang hal itu ,
maka Umar pun menulis surat balasan yang bunyinya :
"Sesungguhnya
apa yang telah kamu lakukan adalah benar , dan sungguh aku telah mengirimkan
kepada mu selembar kartu di dalam suratku ini , maka lemparkanlah kartu itu ke
sungai Nil ".
Setelah kitab itu nyampai , 'Amr pun mengambil kartu tsb
dan membukannya
, ternyata di dalamnya terdapat tulisan yang kata-katanya :
"
Dari hamba Allah , Umar , Amirul Mu'minin kepada sungai Nil penduduk Mesir.
Amma Ba'du ( adapun setelah itu ) : …. Maka sesungguhnya kamu , jika kamulah
yang mengalirkan air itu dari diri kamu maka kamu tidak akan bisa
mengalirkannya . Dan jika Allah yang Maha Tunggal dan Maha Perkasa yang
mengalirkan kamu , maka kami akan memohon kepada Allah agar mengalirkan
kamu".
Maka
Amr' pun melemparkan kartu tadi ke sungai Niil , dan pada hari Sabtu di pagi
harinya mereka menemukan sungai Niil dengan izin Allah telah mengalir dengan
ketinggian enam belas hasta dalam satu malam . Dan Allah Ta'ala telah
menghilangkan tradisi tsb dari masyarakat Mesir hingga hari ini " .
KEDUA : BERAWAL DARI ULANG TAHUN KELAHIRAN NAMRUD
AWALNYA hanya untuk DEWA MATAHARI NAMRUD ,
setelah kematiannya .
KEMUDIAN berkembang untuk PARA DEWA MATAHARI
di belahan dunia .
KEMUDIAN berkembang untuk PARA RAJA-RAJA .
KEMUDIAN berkembang untuk PARA BANGSAWAN
KEMUDIAN berkembang untuk PARA ORANG KAYA
KEMUDIAN berkembang untuk RAKYAT JELATA dari
umat KRISTEN , ikut-ikutan YESUS .
Agama pagan terbesar yang menyebarkan
penyembahan matahari di dunia Yunani dan Romawi pada 25 Desember adalah sekte
Mithraisme. Mereka menyebutnya “Kelahiran Matahari.” Mithra, dewa matahari,
dianggap lahir pada waktu itu, demikian juga Osiris, Horus, Tammuz, Hercules,
Bacchus, Adonis, Jupiter – semuanya adalah tuhan-tuhan kaum pagan. Fakta ini
mengindikasikan bahwa semua dewa-dewa matahari pagan dan jejak keilahian mereka
memiliki akar pada dewa matahari Babel kuno – Nimrod atau Namrud atau Nimroe.
Dalam Injil Matius pun mengenai kemungkinan
terjadinya pendustaan itu telah disinyalir oleh Yesus lewat pesannya :
“ Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang
yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan
berkata Akulah Mesias, dan mereka akan
menyesatkan banyak orang?. (Matius 24:4-5)“.
Tradisi ulang tahun Raja Namrud Dewa Matahari
ini menyebar dan ditiru oleh raja-raja lainnya , termasuk raja-raja Mesir yang
mengaku dirinya sebagai Dewa Matahari pula . Sebagaimana terdapat keterangan di
dalam injil Kejadian 40:20:
“ Dan terjadilah pada hari
ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk
semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu
di tengah-tengah para pegawainya “. [Injil ;
Kejadian 40:20]
Pada masa Herodes acara ulang tahun
dimeriahkan sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 14:6;
“ Tetapi pada hari ulang
tahun Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz,
ditengah-tengah meraka akan menyukakan hati Herodes”.
(Matius14 : 6)
Dalam Injil Markus 6:21Akhirnya tiba juga
kesempatan yang baik bagi Herodiaz, ketika Herodes pada hari ulang
tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya,
perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea. (Markus 6:21)
Maka dengan demikian
telah menjadi maklum bahwa tradisi perayaan ulang tahun kelahiran seseorang itu
adalah tradisi para penyembah berhala .
Seiring
dengan berjalannya waktu , maka berkembang pula tradisi perayaan hari kelahiran
Namrud Dewa Matahari ini menjadi tradisi ulang tahun kelahiran
bagi setiap insan yang pernah lahir , dengan tujuan agar dipanjangkan umurnya ,
di lapangkan rizkinya dsb . Oleh karena itu dalam acara ulang tahun tidak lepas
dari simbol-simbol Namrud yang di laknati oleh Allah SWT , yaitu menyalakan
lilin , nyanyi-nyanyi dan mentabdzirkan harta .
Ralph Woodrow dalam BABYLON MYSTERY RELIGION hal. 4
menyatakan bahwa :
" api adalah lambang dari raja Namrud yang diyakini
oleh pengikutnya sebagai dewa matahari atau baal . Jadi, LILIN dan lain-lain
kebiasaan yang berkenaan dengan api dimaksudkan sebenarnya sebagai penyembahan
kepada Nimrod ".(Baca Roma 1:21-26).
Orang Nasrani / KRISTEN yang pertama kali
mengadakan pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi. Beberapa batang lilin
dinyalakan sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun
dibuatnya dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup. (Baca
buku :Parasit Aqidah. A.D. El. Marzdedeq, Penerbit Syaamil, hal. 298)
Penulis
katakan :
Al-Hamdulillah
tidak ada sejarah ULANG TAHUN dalam umat Islam .
Bahkan ajaran Kristen pun banyak melakukan
bid’ah sinkretisme dan mengadopsi ajaran agama pagan dewa matahari.
Dalam buku History of Rome, oleh Michael
Grant, tertulis sebagai berikut:
“Di Romawi, keilahian Matahari muncul sejak awal, dan kemudian,
berabad-abad kemudian, dalam kubah KUIL PANTHEON HADRIAN yang menakjubkan,
bukaan jendela di bagian tengah, yang dikelilingi bintang, mewakili bulatan
matahari… yang lama sebelumnya, Kaisar Aurelian mendirikan kuil besar Matahari
yang Tak Terkalahkan sebagai pusat dan titik fokus keseluruhan sistem
kepercayaan negara (274). Hari kelahiran dewa ini adalah 25 Desember, dan ini,
yang diubah menjadi Hari Natal, adalah satu warisan yang dipinjam Kekristenan
dari sektenya.” (hal. 391-392).
| [KUIL PANTHEON HADRIAN] |
Dalam buku tulisan sejarawan Jack Finegan, Myth & Mystery: An Introduction to the Pagan Religions of the Biblical World. Finegan menuliskan:
“… Namun penyembahan dewa matahari terus
meluas di seluruh kekaisaran, dan di bawah Aurelian (270-275 M) sekte ini
dikembalikan pada kedudukannya yang tinggi. Dalam tahun 274 Aurelian menyatakan
dewa – yang sekarang disebut Deus Sol Invictus – sebagai Dewa resmi Kekaisaran
Romawi.
Dia mendirikan kuil matahari yang indah sekali
di Roma… dan menetapkan perayaan hari kelahiran matahari (naturalis solis
invicti) pada 25 Desember, tanggal ini kemudian diterima menjadi winter
solstice (hari titik balik matahari musim dingin, juga hari kelahiran dewa
Mithra).
Pada zaman Kaisar Konstantin, sekte Deus Sol Invictus masih berkedudukan tinggi, dan gambar dewa matahari ada di mata uang koin Konstantin… Pada waktu itu dengan tujuan untuk mengubah arti pentingnya, tanggal suci yang sudah ada, hari kelahiran Yesus, yang telah dirayakan di Timur pada 6 Januari… ditempatkan di Roma pada 25 Desember, pada tanggal perayaan kelahiran Sol Invictus. Tanggal ini muncul dalam sebuah daftar tanggal yang disusun sekitar 336 M dan dipublikasikan di kalender kota Roma, diperiksa oleh Filocalus, untuk tahun 354″ (Finegan, hal. 211-212).
AWAL
MULA TRADISI HARI ULANG TAHUN DI EROPA
PERSEMBAHAN
KEPADA DEWI BULAN “ARTHEMIS“
Mengungkap
Asal-usul berikut ini :
1].
KENAPA KUEHNYA HARUS BULAT ?
2].
KENAPA HARUS ADA LILIN ?
3].
KENAPA ADA KADO DLL ?
4].
KENAPA ADA KIRIM KARTU UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN ?
Adapun Asal usul acara ulang tahun di Eropa yang
merupakan bentuk persembahan, permohonan dan minta perlindungan kepada ARTHEMIS
DEWI BULAN adalah seperti berikut ini :
ULANG
TAHUN atau MILAD atau MAULID pertama kali di Eropa berawal dari adanya rasa
ketakutan akan adanya roh jahat yang akan datang pada saat seseorang bertepatan
dengan hari kelahirannya , maka menurut keyakinan mereka untuk menjaganya dari
hal-hal yang jahat tsb , mereka harus mengadakan ritual upacara ulang tahun
yang dipersembahkan kepada Dewi Bulan Arthemis , dengan cara mengundang
teman-teman , keluarga dan sanak kerabat untuk memberikan do’a serta
pengharapan yang baik bagi yang berulang tahun.
Memberikan
KADO… juga dipercaya dapat memberikan rasa gembira bagi orang yang berulang
tahun sehingga dapat mengusir roh-roh jahat tersebut.
Banyak simbol-simbol yang diasosiasikan dengan
acara ulang tahun , diantaranya menggunakan kue .
****
Mengapa perayaan UL TAH harus menggunakan kue dan lilin ?
Karena
waktu dulu bangsa Yunani menggunakan KUE untuk persembahan dan sesaji ke KUIL
dewi bulan, ARTHEMIS. Mereka menggunakan kue berbentuk bulat yang
merepresentasikan BULAN PURNAMA .
Ada
cerita lain tentang kue ulang tahun yang bermula di Jerman yang disebut sebagai
“GEBURT STAGORTEN” adalah salah satu tipe kue ulang tahun yang biasa digunakan
saat ulang tahun. Kue ini adalah kue dengan beberapa layer yang rasanya lebih
manis dari kue berbahan roti.
Simbol
lain yang selalu menyertai kue ulang tahun adalah penggunaan lilin ulang tahun
di atas kue.
Ralph Woodrow dalam BABYLON MYSTERY RELIGION hal. 4 menyatakan
bahwa :
" API adalah lambang dari raja Namrud yang
diyakini oleh pengikutnya sebagai dewa matahari atau baal . Jadi, LILIN
dan lain-lain ( seperti dupa dan kemenyan. pen ) kebiasaan yang berkenaan
dengan api dimaksudkan sebenarnya sebagai penyembahan kepada Nimrod ". (Baca : Roma
1:21-26).
Maka dengan demikian
telah menjadi maklum bahwa tradisi perayaan ulang tahun kelahiran seseorang itu
adalah tradisi para penyembah berhala .
Seiring
dengan berjalannya waktu , maka berkembang pula tradisi perayaan hari kelahiran
Namrud Dewa Matahari ini menjadi tradisi ulang tahun kelahiran
bagi setiap insan yang pernah lahir , dengan tujuan agar dipanjangkan umurnya ,
di lapangkan rizkinya dsb . Oleh karena itu dalam acara ulang tahun tidak lepas
dari simbol-simbol Namrud yang di laknati oleh Allah SWT , yaitu diantaranya
menyalakan lilin , nyanyi-nyanyi dan mentabdzirkan harta.
Di tambah lagi berawal pula dari acara ULTAH di Eropa yang
bertujuan memohon perlindungan kepada dewi Bulan Arthemis dari gangguan roh
Jahat , dan memohon kepadanya agar di panjangkan umurnya dan dilapangkan
rizkinya .
Dan lilin itu simbol dari Api . Sementara Iblis dan para
syaithan tercipta dari api.
Allah SWT berfirman:
﴿قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن
تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ
. قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ ۖ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ . قَالَ
فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ . وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَىٰ يَوْمِ
الدِّينِ ﴾
Artinya : (Allah SWT ) berfirman, “Wahai
Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan
kekuasaan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk
golongan yang (lebih) tinggi?”
(Iblis) berkata, “Aku lebih baik
daripadanya, karena ENGKAU CIPTAKAN AKU dari API , sedangkan dia Engkau
ciptakan dari tanah.” (Allah) berfirman, “Kalau begitu keluarlah kamu dari
surga! Sesungguhnya kamu adalah makhluk yang terkutuk. Dan sungguh, kutukan-Ku
tetap atasmu sampai hari pembalasan.” (QS. Shad:
75-78)
Orang Nasrani yang pertama kali mengadakan
pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi. Beberapa batang lilin dinyalakan
sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun dibuatnya
dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup. (Baca buku :
Parasit Aqidah. A.D. El. Marzdedeq, Penerbit Syaamil, hal. 298)
Orang
Yunani yang mempersembahkan kue mereka ke dewi Artemis juga meletakan
lilin-lilin di atasnya karena membuat kue tersebut terlihat terang menyala
sepeti bulan (gibbons, 1986). Orang Jerman terkenal sebagai orang yang ahli
membuat lilin dan juga mulai membuat lilin-lilin kecil untuk kue mereka.
Beberapa orang mengatakan bahwa lilin diletakan dengan alasan keagamaan/religi.
Beberapa orang jerman meletakan lilin besar di tengah-tengah kue mereka untuk
menandakan “Terangnya Kehidupan” (Corwin,1986).
Yang
lainnya percaya bahwa asap dari lilin tersebut akan membawa pengharapan mereka
ke surga.
Perlu
diketahui bahwa keyakinan asap api , dupa , lilin dan kemenyan itu sebagai
media yang membawa dan mengangkat harapan doa kepada yang Maha Kuasa itu adalah
berasal dari ajaran agama Majusi ( agama penyembah api ) dan semua
sekte-sektenya serta teramasuk keyakinan agama penyembah Dewa Matahari . ( Lihat kitab al-Milal wan Nihal karya Syahristani 1/251 , 2/271-272 )
****
TRADISI MENIUP LILIN ULANG TAHUN
Orang Nasrani yang pertama kali mengadakan
pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi. Beberapa batang lilin dinyalakan
sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun dibuatnya
dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup. (Baca buku
:Parasit Aqidah. A.D. El. Marzdedeq, Penerbit Syaamil, hal. 298)
Sekarang
ini semakin banyak orang yang hanya mengucapkan pengharapan di dalam hati
sambil meniup lilin. Dan mereka percaya bahwa meniup semua lilin yang ada dalam
satu hembusan akan membawa nasib baik. Bahkan Pesta ulang tahun biasanya
diadakan bertujuan agar supaya orang yang berulang tahun dapat meniup lilinnya.
Ada
juga mitos yang mengatakan bahwa ketika kita memakan kata-kata yang ada di atas
kue, kata-kata tersebut akan menjadi kenyataan. Jadi dengan memakan “HAPPY
BIRTHDAY” akan membawa kebahagiaan.
****
TRADISI KADO & KARTU UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN
Seperti
yang telah di jelaskan di atas bahwa di Eropa pertama kali diadakan acara pesta
ulang tahun itu bertujuan untuk mengusir roh jahat yang mengganggu mereka ,
yaitu dengan cara : mereka mengundang teman dan kerabat untuk menghadiri pesta
ulang tahun mereka sehingga roh-roh jahat tidak jadi mengganggu yang berulang
tahun.
Namun
dalam pesta-pesta selanjutnya banyak dari keluarga dan teman yang membawa kado
atau bunga untuk yang berulang tahun. Jika orang yang di undang tidak bisa
menghadiri pesta ulang tahun, biasanya mereka akan mengirimkan kartu ucapan
selamat ulang tahun.
Tradisi
mengirimkan kartu ucapan dimulai di Inggris sekitar 100 tahun yang lalu ( Baca
: Motomora, 1989).
****
TRADISI TOPI ULANG TAHUN
Pada
awal mulanya hanya raja saja yang dirayakan ulang tahunnya ( mungkin disinilah
awal mulanya TARDISI TOPI ULANG TAHUN bermula). Seiring waktu berlalu,
anak-anak juga di ikutsertakan dalam pesta ulang tahun. Pesta ulang tahun untuk
anak-anak pertama kali terjadi di Jerman dan dinamakan “kinderfeste”. Tetapi
saat ini, pesta ulang tahun bisa diadakan oleh siapa saja, terutama yang punya
uang.
===***===
DALAM ACARA ULANG TAHUN TERDAPAT BANYAK PELANGGARAN AGAMA
Diantaranya :
- Menyerupai kebiasaan kaum Majusi penyembah api , kaum penyembah Namrud dewa matahari , kaum penyembah dewi bulan Arthemis dan menyerupai orang-orang Kristen .
- Berkeyakinan yang sesat dan menyesatkan .
- Bernyanyi-nyanyi di iringi musik.
- Mentabdzirkan harta .
- Bisa jadi telah melakukan kesyirikan , karena mengharapkan keberkahan dan panjang usia dari selain Allah SWT .
Dalam
hadits riwayat Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu , disebutkan bahwa
Rosulullah ﷺ bersabda :
« مَنْ
تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ، فَهُوَ مِنْهُمْ »
"Barang siapa menyerupai
sebuah kaum , maka dia dari golongan mereka " .
( HR. Abu Daud no. 4033 dan Ibnu Hibban serta
mensahihkannya , dan Syeikh Albany berkata : " Hasan Sahih ".)
Kemudian
mentabdzirkan harta atau menghambur-hamburkannya dalam syariat Islam adalah
sangat dilarang . Allah SWT berfirman :
{وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ
وَابْنَ السَّبِيلِ وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا. إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا
إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا}.
" Dan berikanlah kepada
keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang
dalam perjalanan ; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara
boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan
setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya ". ( QS. Al-Isra : 26 – 27 ).
Dalam
hadits riwayat Mughiroh radhiyallahu ‘anhu , Rosulullah ﷺ bersabda :
«إِنَّ
اللَّهَ كَرِهَ لَكُمْ ثَلاَثًا قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ
الْمَالِ »
" Sesungguhnya Allah membenci tiga perkara : Qiila wa qoola
( banyak bicara kesana kemari yang tidak berfaedah ) , banyak bertanya dan membuang-buang
/ memboroskan harta ". ( HR. Bukhory no. 5975 dan Muslim no. 593).
***
WASILAH YANG SYAR’I AGAR PANJANG UMUR DAN LAPANG RIZQI .
Yang benar Wasilah
yang syar'i dalam Islam untuk panjang umur dan rizki yang lapang , adalah
dengan cara menyambungkan hubungan silaturrahmi , bukan dengan acara ulang
tahun. Ini berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
«مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى
رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ».
"
Barang siapa yang suka untuk di perluas rizkinya dan di panjangkan umurnya maka
hubungkanlah tali silaturrahim ". ( HR. Bukhory
dan Muslim ) .
Bersilaturrahim ini
bisa dilakukan dengan saling memberi sesuatu yang berharga, saling membantu
atau mengunjungi .
Dan dalam sebuah
haditsAbdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma disebutkan bahwa :
Rasulullahﷺ
bersabda :
«مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ
لَهُ مِنْ كُلِّ هُمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ
حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ »
“Barangsiapa yang
senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari
segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang
dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819)
Sudah seharusnya Umat Islam dalam hal ritual
dan ibadah meneladani salafush shalih , yaitu para sahabat , tabiin dan tabiit
taabi’iin .
Rasulullah ﷺ bersabda : “Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku
(sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian
orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in).” (HR. Bukhari dan
Muslim )
Dan Rasulullah ﷺ mengingatkan akan adanya bahaya yang terus menerus mengancam
kemurnian aqidah dan tata cara ibadah umatnya .
Dalam hadits Abu Said Al-Khudry , Rosulullah ﷺ bersabda :
«لَتَتْبَعُنَّ سُنَنَ مَنْ كَانَ
قَبْلَكُمْ،شِبْرًا بِشِبْرٍ ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ
ضَبٍّ تَبِعْتُمُوهُمْ » .قُلْنَا: يَارَسُولَ اللهِ ، الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى.
قَالَ : «فَمَنْ» .
" Sungguh kalian akan menapak tilasi
cara hidup ( sunah-sunah ) orang-orang dahulu sebelum kalian , sejengkal demi
sejengkal , sehasta demi sehasta , sehingga ketika mereka memasuki lubang
biawak , kalian akan mengikutinya ". Kami
bertanya : Wahai Rosulullah , orang-orang
Yahudi dan Kristen ? Beliau menjawab : " Kemudian siapa lagi ?
". ( HR. Bukhory no. 3456 , 7320 dan Muslim no. 2669 ).
****
CARA MELINDUNGI DIRI DARI ROH JAHAT
Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada
Allah. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, insyaaAllah, akan datang
perlindungan dari Sang Kuasa. Allah berfirman,
﴿ وَإِمَّا يَنَزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ
بِاللهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴾
“Apabila setan menggodamu
maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi
Maha Mengetahui” (QS. Al-A’raf: 200)
Dalam Tafsir As-Sa’di
dinyatakan, “Kapanpun, dan dalam keadaan apapun, ketika setan menggoda Anda,
dimana Anda merasakan adanya bisikan, menghalangi Anda untuk melakukan
kebaikan, mendorong Anda untuk berdosa, atau membangkitkan semangat Anda untuk
maksiat maka berlindunglah kepada Allah, sandarkan diri Anda kepada Allah,
mintalah perlindungan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa
yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda, kekuatan dan kelemahan Anda.
Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya, sehingga Dia akan
melindungi Anda dari godaan dan was-was setan. (Taisir Karimir Rahman,
Hal.313)
***
CARA MELINDUNGI ANAK DARI ROH JAHAT
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullahﷺ memohonkan perlindungan untuk Hasan dan
Husain, (beliau membaca)
«أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ
التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة»
“Aku
memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua,
dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata (ain) yang
membuat sakit.” (HR.
Bukhari 3371 & Abu Daud 4737).
Dan Nabi Ibrahim-’alaihis salaam-dalam
hadis Ibnu Abbas di atas, setelah Rasulullah mengajarkan doa tersebut, beliau
bersabda,
«كَانَ أبُوكُمْ يُعَوِّذُ بِهِمَا
إسْماعِيلَ وَإسْحَاقَ»
“Ayah
kalian (Ibrahim) memohon perlindungan untuk Ismail dan Ishaq dengan kalimat doa
tersebut.” (HR. Abu
Daud 4737).
Dari Muhammad bin Ali dari
ayahnya, bahwa Nabiﷺ memohonkan
perlindungan untuk Hasan dan Husain, beliau membaca,
«أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ
التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّة»
“Aku
memohon perlindungan dengan kalimat Allah yang sempurna untuk kalian berdua,
dari gangguan setan dan binatang berbisa, dan dari pandangan mata (ain) yang
membuat sakit.”
Kemudian Nabiﷺ bersabda,
«عَوِّذُوا بِهَا أَبْنَاءَكُمْ، فَإِنَّ
إِبْرَاهِيمَ - عَلَيْهِ السَّلَامُ - كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا ابْنَيْهِ
إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ»
”Jadikanlah kalimat ini untuk memohon
perlindungan dari gangguan setan bagi anak-anak kalian. Karena Ibrahim
‘alaihis salam, beliau memohon perlindungan untuk Ismail dan Ishaq dengan
kalimat doa tersebut.” (HR. Abdur Razaq dalam Mushannaf, no. 7987).
****
PENAWARAN PILIHAN :
Setelah kita tahu tentang sejarah UL-TAH dan
Petunjuk Nabiﷺagar di panjangkan usianya dan di mudahkan Rizkinya , maka apakah masih
layak kah acara UL-TAH untuk anak-anak kita ?
HATI-HATI ! jangan sampai kita salah dalm
mensyukuri nikmat Karunia Anak . Apalagi sampai pada tingkat menyekutukan Allah
SWT dengan anak-anak kita .
****
BAHAYA SYIRIK
Allah berfirman tentang bahayanya perbuatan syirik yang
seharusnya kita berhati – hati agar tidak terjatuh kedalamnya.
﴿
إِنَّ اللهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ
يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا﴾
Artinya ” Sesungguhnya Allah tidak mengampuni (dosa)
karena mempersekutukkan Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain
(syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsipa yang mempersekutukkan
Allah, maka sungguh , dia telah berbuat dosa yang besar.” ( Qs. An – Nisa : 48 )
﴿
مَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ
النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ ﴾
“ Sesungguhnya barangsiapa yang mempersekutukkan (
sesuatau dengan ) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan
tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang –
orang dzolim itu.” ( Qs. Al Maidah : 72 )
Syirik itu ada yang jelas mudah terdeteksi dan
ada pula yang samar bahkan sangat samar
susah dideteksi karena begitu halusnya, seperti yang digambarkan oleh
Rasulullahﷺ,
«الشِّرْكُ فِي هَذِهِ الْأُمَّةِ أَخْفَى
مِنْ دَبِيْبِ النَّمْلةِ السَّوْدَاءِ عَلى صَفَاةٍ سَوْدَاءِ فِي ظُلْمَةِ
اللَّيْلِ»
“Syirik yang menjangkiti umat ini lebih
tersembunyi daripada seekor semut hitam yang merayap pada bebatuan hitam di
tengah gelap malam.” (Riwayat Ahmad dalam Musnad-nya IV/303,
al-Bukhari dalam Al-Adab al-Mufrad hal. 242, dan tercantum dalam Majma’
al-Zawa-id X/ 223 & 224).
Dalam sebuah hadits panjang, disebutkan
Rasulullah ﷺ
bersabda,
«... وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى
تَلْحَقَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَّتِى بِالْمُشْرِكِينَ وَحَتَّى تُعبَد الأَوْثَان»
“ .... Kiamat tidak akan terjadi hingga
sekelompok kabilah dari umatku mengikuti orang-orang musyrik dan sampai-sampai
berhala pun disembah…”
(Shahih Ibni Hibban 16/209 no. 7237 dan hal.
220 no. 7238 Juz 30/6 no. 7361 Syu’aib al-Arnauth berkata, “Sanad-sanadnya
shahih sesuai dengan syarat Muslim).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
bahwasanya Nabi ﷺ bersabda,
«لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حتَّى يَرْجِعُ
نَاسٌ مِنْ أُمَّتِيْ إِلَى أَوْثَانٍ كَانُوْا يَعْبُدُوْنَهَا مِنْ دُوْنِ
اللهِ- عَزَّ وَجَلَّ »
“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga
sekelompok kaum dari umatku kembali kepada berhala. Mereka menyembah berhala
tersebut di samping Allah SWT.
(HR. Abu Dawud al-Thayalisi dari Musa bin
Muthir, lemah. Ithaf Al-Khiyarah Al-Maharah 8/34).
“Autsaan” dalam bentuk jamak
dari “watsan”, artinya berhala. Watsan adalah segala
sesuatu yang mempunyai bentuk badan yang biasanya dibuat dari unsur tanah,
kayu, atau bebatuan seperti bentuk manusia. Benda ini dibentuk, dimuliakan, dan
disembah. Kadang juga “watsan” mencakup sesuatu yang abstrak tidak berbentuk
gambar . “Shonam” adalah gambar tanpa bentuk badan .
Kelak dedengkot berhala kaum musyrikin Quraisy
akan kembali diagungkan. Aisyah berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,
« لاَ يَذْهَبُ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ
حَتَّى تُعْبَدَ اللاَّتُ وَالْعُزَّى ».
“Malam dan siang tidak akan lenyap (terjadi kiamat) hingga Lata dan Uzza kembali disembah.” (HR. Muslim No. 6907, al-Tirmidzi no. 2228, dan Ahmad no. 8164, Muqaddimah Masa’il Al-Jahiliyyah I /16).)
Ibnu Katsir dalam Tafsirnya 1/295 menyebutkan dengan
sanadnya dari Ibnu Abbas rodhiyallu ‘anhumaa , ia berkata :
... Sirik itu lebih samar dari pada rangkakan semut diatas
batu hitam yang licin dalam kegelapan malam.
Contoh perbuatan sirik ialah ucapan seseorang , Demi Allah
dan demi hidupmu , hai fulan dan demi hidupku . Juga ucapan, sendainya tidak
ada anjing niscaya maling akan datang kerumah kami tadi malam , atau Seandainya
tidak ada angsa niscaya maling memasuki rumah kami . Demikian pula ucapan
seseorang kepada temannya : ini adalah yang dikehendaki Allah dan yang
dikehendaki olehmu . Juga ucapan Seandainya tidak ada Allah dan si Fulan “,
semuanya itu merupakan perkataan yang menyebabkan kemusyrikan .
Di dalam hadits disebutkan bahwa ada seorang laki-laki
berkata kepada Rosulullah ﷺ , “ ini adalah
yang di kehendaki Allah dan yang dikehendaki olehmu “. Maka beliau ﷺ berkata :
«أَجَعَلْتَنِي
لِلَّهِ ندَّا»
“ Apakah kamu menjadikan diriku sebagai
tandingn Allah ? “
OBELISK ( lambang alat kelamin pria ) , KUIL DAN MENARA
Ralph Woodrowmenyatakan dalam BABYLON MYSTERY
RELIGION hal. 5 bahwa : Salah satu bentuk penyembahan matahari ( agama kafir )
yang mempunyai pengertian yang tersembunyi adalah Obelisk. Ratu Semiramis
mendirikan sebuah obelisk yang tingginya 130 kaki. Di Mesir terdapat banyak
Obelisk dan beberapa diantaranya telah dipindahkan ke lain tempat, yaitu
Central Park di New York, London dan Roma.
Asal mulanya sebuah Obelisk dikaitkan dengan penyembahan matahari, lambang dari Baal, yang merupakan sebutan dari Nimrod. Mereka telah menolak pencipta sebenarnya dan menganggap mataharilah yang memberikan kehidupan kepada tanaman dan manusia. Obelisk juga merupakan lambang dari phallus ( alat kelamin pria ). Melalui hubungan kelamin, sebuah kehidupan dimulai, karena itu phallus juga merupakan lambang dari kehidupan. Supaya obelisk ini betul-betul melambangkan suatu kehidupan, maka obelisk ini harus berdiri tegak. Obelisk ini ditempatkan di halaman masuk sebuah kuil.
Obelisk |
Obelisk di Vatican City |
Gedung Obelisk |
Di halaman gereja Santa Petrus di Roma berdiri
sebuah obelisk. Obelisk ini pernah berdiri di Mesir. Antara tahun 37-41
Catigula memindahkan obelisk dari Heliopolis, Mesir, ke halaman gereja St.
Petrus di Vatikan. Heliopolis adalah nama Yunani untuk Bethshemesh ( Rumah
Matahari ) yang merupakan pusat penyembahan matahari di Mesir. Dalam Perjanjian
Lama disebutkan bahwa obelisk-obelisk ini adalah images of Betshemesh (Yer.
43:13).
Ketika pada tahun 1586, Paus Sixtus V,
memindahkan obelisk ke gereja St. Petrus, ia mengancam para pengangkut obelisk
itu dengan hukuman mati bila obelisk itu jatuh dan patah. Perlu diketahui bahwa
tinggi obelisk seluruhnya adalah 132 kaki dengan berat 320 ton. Ribuan orang
menyaksikan penegakan obelisk ini dan setelah berhasil berdiri, diadakan misa
dan paus memberkati para pekerja dan kuda-kuda yang dipakai.
Di halaman kuil yang terletak di Hierapolis,
tertulis: “Saya, Dionysus, mempersembahkan phalli ini kepada Hera, ibu tiriku.”
Selama ini orang berusaha untuk memperindah
gedung gereja dengan segala macam hiasan. Alkitab merekam bahwa yang dimaksud
dengan gereja adalah sekumpulan orang-orang yang didiami Roh Kudus dan tubuh
mereka merupakan Bait Tuhan. Jadi yang perlu diperindah adalah manusianya,
bukan gedung gerejanya
Salah satu ciri khas dari gedung gereja adalah
menara. Padahal Yesus sendiri tidak pernah membangun atau memerintahkan
pembangunan gereja.
Salah satu arti dari dewi Astarte (Semiramis)
adalah “Perempuan yang membuat menara”. Di gereja Katolik, menara merupakan
lambang dari Perawan Maria. Pada waktu kerajaan Babilonia masih ada, terdapat
banyak menara yang bersifat religius. Dalam agama orang Cina, menara juga
memegang peranan penting. Salah satunya adalah pagoda di Nanking. Menara-menara
ini cukup tinggi, sehingga dari jauh sudah kelihatan. Ingat menara Babel (Kej.
11:3-4).
Pengaruh Yunani terhadap Bangsa Indonesia dalam Seni, Budaya, Theater, Olah Raga Dan Dunia Arsitektur:
[1]. Bentuk bangunan Museum Nasional yang diadopsi dari bentuk kuil panthenon. Pantheon merupakan sebuah kuil penyembahan dewa-dewa yang dipercaya oleh Romawi.
Museum Nasional
Kuil Panthenon
Kuil Panthenon Pencapaia
Kuil Dewa Langit Jupiter Capitolinus di Roma (509 SM)
[2]. Bentuk bangunan Gelora Bung Karno yang mengikuti konsep amphiteater
Amphiteater
Gelora Bung Karno
[3].
PON ( Pekan Olahraga Nasional ) yang terinspirasi dari Olimpiade Athena .
KAJIAN TENTANG PERAYAAN, UL-TAH , PERINGATAN HARI TERTENTU DAN HAULAN
Festifal atau Perayaan adalah : nama dari terjadinya perkumpulan umum setiap hari, setiap
tahun, setiap minggu, setiap bulan, dll.
Dalam bahsa arabnya Ied, masdar dari ( عَادَ –
يَعُوْد - عِيْداً ) , yang memiliki beberapa
arti , diantaranya : kembali , mengulangi , mengunjungi , menjadikan adat
kebiasaan , bolak-balik dan lainnya . ( lihat kamus Al-Munawwir
karya Ahmad Warson hal. 1054 – 1055 dan Mu'jamul Wasiith 2/634-635 ).
Oleh sebab itu Hari raya iedul Fitri , iedul Adha itu di katakan IED
karena kegiatan ibadahnya diulang-ulang dan menjadi kebiasaan setiap tahun pada
tanggal bulan tertentu. Begitu juga Juma'tan di namakan pula Ied , karena di
ulang-ulang setiap pekan pada hari tertentu jam tertentu .
Maka makna Ied secara umum adalah acara atau kegiatan yang di
ulang-ulang setiap tahun , setiap bulan atau setiap pekan . Seperti acara ulang
tahun , peringatan hari ibu , hari anak-anak dan lain sebagainya .
Adapun definisi syar'inya adalah kegiatan ibadah atau ritual yang di
ulang-ulang setiap tahun , setiap bulan , setiap pekan atau semisalnya dalam
rangka untuk mendekatkan diri kepada Allah . Termasuk didalamnya adalah makna festival tahunan , haulan
, ruatan , baritan dan sabtuan .
Namun yang di maksudkan dalam perayaan dlm
pembahasan di sini adlah ritual perayaan dalam rangka mengagungkan sesuatu atau
penghormatan kepada seseorang atau dalam rangka mendekat diri padanya
sedekat-sedekatnya .
Dulu sebelum Islam datang dan nabi Muhammad ﷺ belum
hijrah ke Madinah di sana sudah ada dua hari raya yang biasa di rayakan oleh
masyarakat madinah semasa Jahilyah .
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata
:
كَانَ لِأَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ
يَوْمَانِ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا, فَلَمَّا قَدِمَ
النَّبِيُّ ﷺ الْمَدِينَةَ قَالَ : «كَانَ لَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ
فِيهِمَا وَقَدْ أَبْدَلَكُمْ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا
مِنْهُمَا : يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى».
“Tatkala Nabi ﷺ datang di kota Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari
untuk bersenang-senang (bergembira) sebagaimana di waktu jahiliah, lalu beliau
bersabda, ‘Saya datang kepada kalian dan kalian memiliki dua hari raya untuk
bersenang-senang sebagaimana di waktu jahiliah. Dan sesungguhnya Alloh telah
mengganti keduanya dengan yang lebih baik, Idul Adha dan Idul Fitri.”(
HR. Ahmad: 3/103, Abu Dawud: 1134, dan an-Nasa‘i: 3/179 ).
Al-Hafidz Ibnu Hajar al-‘Asqalani Asy-Syafii
dalam kitabnya Fathul Bary 2/442 berkata :
" وفي النسائي وابن حبان بإسناد
صحيح عن أنس قدم النبي ﷺ المدينة ولهم يومان يلعبون فيهما فقال قد أبدلكم الله
تعالى بهما خيرا منهما يوم الفطر والأضحى .قال الحافظ : واستنبط منه كراهة الفرح
في أعياد المشركين والتشبه بهم وبالغ الشيخ أبو حفص الكبير النسفي من الحنفية فقال
من أهدى فيه بيضة إلى مشرك تعظيما لليوم فقد كفر بالله تعالى ".
“ Dan dalam kitab Sunan Nasai dan Sahih Ibnu Hibban dengan
sanad yang sahih dari sahabat Anas radhiyallahu ‘anhu : Ketika Nabi ﷺ datang
ke Madinah telah ada bagi masyarakat Madinah dua hari raya yang mereka bisa
bermain-main / bersenang-senang pada dua hari raya tsb . Maka Nabi ﷺ
bersabda : “ Sesungguhnya Allah SWT telah menggantikan dua hari raya ini dengan
yang lebih baik yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adlha “.
Lalu Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata : “ Dari
hadist ini di ambil istinbath : hukumnya dibenci ikut bersenang-senang dalam
perayaan – perayaan kaum musyrikin , begitu juga menyerupai perbuatan mereka (
bertasyabbuh ) , bahkan yang lebih keras lagi pendapat Syeikh Abu Hafash
al-Kabiir An-Nasafy dari kalangan ulama madzhab Abu Hanifah , maka beliau
berkata : “
Barang siapa yang memberikan hadiah (kado)
dalam perayaan tsb meskipun cuma sebutir telor kepada orang musyrik sebagai
bentuk penghormatan hari raya itu maka dia telah kafir kepada Allah SWT “.
Sementara al-Hafizh Ibnu
Rojab rahimahullah, “Sesungguhnya perayaan tidaklah diadakan berdasarkan
logika dan akal sebagaimana dilakukan oleh ahli kitab sebelum kita, tetapi
berdasakan syari’at dan dalil.” (Fathul Bari: 1/159,
Tafsir Ibnu Rojab: 1/390 )
Beliau juga berkata, “Tidak disyari’atkan bagi
kaum muslimin untuk membuat perayaan kecuali perayaan yang diizinkan syari’at
yaitu Idul Fitri, Idul Adha, hari-hari tasyriq — ini perayaan tahunan, dan hari
Jum’at — ini perayaan mingguan. Selain itu, menjadikannya sebagai perayaan
adalah bid’ah dan tidak ada asalnya dalam syari’at.” (Latho‘iful
Ma’arif hlm. 228 )
Syaikh Bakr Abu
Zaid rahimahullah berkata, “Perayaan dalam Islam itu terbatas dan
diketahui. Hal ini sesuai dengan kaidah syari’at bahwa ibadah itu harus sesuai
dengan dalil sehingga tidak boleh beribadah kepada Alloh kecuali dengan apa
yang telah disyari’atkan. Dan hal ini juga berdasarkan kaidah haramnya berbuat
bid’ah dalam agama. Dan sesuai dengan kaidah haramnya tasyabbuh (menyerupai)
orang-orang kafir dalam hal-hal yang khusus bagi mereka, baik berupa ucapan,
perbuatan, mode dan sebagainya.” (Iedul Yuyil Bid’atun Fil Islam hlm. 7–8
).
Rosulullah ﷺ sendiri telah berwasiat dengan melarang umatnya merayakan apa
saja yang berkaitan dengan dirinya termasuk kuburannya . Pada masa generasi
awal dari umat Islam termasuk anak cucu Rosulullah ﷺ mereka benar-benar memegang teguh wasiat larangan ini seperti yang dilakukan oleh
‘Ali bin Husain yang merupakan cucu ‘Ali bin Abi Tholibradhiyallahu ‘anhu.
Diriwayatkan
oleh Abdurrozzaq dalam Mushannafnya dan juga Ibnu Abi Syaibah :
عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ بْنِ
عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ الْمَعْرُوفِ بِزَيْنِ الْعَابِدِينَ : أَنَّهُ رَأَى
رَجُلًا يَجِيءُ إلَى فُرْجَةٍ كَانَتْ عِنْدَ قَبْرِ النَّبِيِّ ﷺ فَيَدْخُلُ
فَيَدْعُو فِيهَا فَنَهَاهُ فَقَالَ :
«أَلَا أُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا سَمِعْته مِنْ
أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ ؟ قَالَ : لَا تَتَّخِذُوا قَبْرِي
عِيدًا وَلَا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا ؛ فَإِنَّ تَسْلِيمَكُمْ يَبْلُغُنِي أَيْنَمَا
كُنْتُمْ»
“Dari ‘Ali bin Husain bahwasanya ia melihat seorang laki-laki
mendatangi sebuah celah dekat kuburan Nabi ﷺ kemudian ia masuk ke dalamnya dan berdoa.
Maka
Ali bin Husain berkata: ‘Maukah anda aku sampaikan hadits yang aku dengar dari
ayahku dari kakekku dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda:
‘Janganlah
kalian menjadikan kuburanku sebagai ‘ied ( perayaan) , dan jangan
jadikan rumah kalian sebagai kuburan. Dan bersholawatlah kepadaku karena
sholawat kalian akan sampai kepadaku di manapun kalian berada “.(diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam
Mushonnaf-nya(2/268), dan Abdurrozzaq dalam mushonnaf-nya juz 3 halaman 577
hadits nomor 6726).
Hadits
tersebut dihasankan oleh al-Hafidz As-Sakhowy (murid Ibnu Hajar al-‘Asqolaany).
Silakan dilihat pada kitab al-Qoulul Badi’ fis Sholaati ‘ala habiibisy Syafii’
halaman 228.
Dan dalam Hadits
Abu Harairah radhiyallahu ‘anhu Rosulullah ﷺ
bersabda :
«لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا وَلاَ
تَجْعَلُوا قَبْرِي عِيدًا وَصَلُّوا عَلَىَّ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ تَبْلُغُنِى
حَيْثُ كُنْتُمْ ».
" Janganlah kalian
jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan , dan janganlah kalian jadikan
kuburanku sebagai sarana Ied ( tempat mondar-mandir , rame-rame atau perayaan
untuk ibadah ) , dan bersholawatlah kalian kepadaku ( dimanapun kalian berada )
, karena sesungguhnya sholawatkan kalian akan sampai padaku dari manapun kalian
berada ".
( HR. Abu Daud no. 2044 dan Baihaqi dalam
Sya'bul Iman no. 4162 . Di sahihkan oleh Syeikh Al-Albani ).
Bahkan Rosulullah ﷺ melarang sahabatnya melakukan praktik ibadah yang syari’ , tapi
pelaksanaannya bertepatan dengan tempat atau waktu yang biasa di lakukan
perayaan oleh orang-orang kafir atau terdapat sesembahan mereka .
Dari Tsabit bin Dhohakh radhiyallahu ‘anhu telah
berkata:
نَذَرَ رَجُلٌ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلُ
اللهِ ﷺ أَنْ يَنْحَرَ إِبِلاً بِبُوَانَةَ، فَأَتَى رَسُوْلَ اللهِ ﷺ فَسَأَلَهُ؟
فَقَالَ: «هَلْ كَانَ فِيْهَا وَثَنٌ يُعْبَدُ؟»
قَالَ: لَا، قَالَ: «فَهَلْ كَانَ
فِيْهَا عِيْدٌ مِنْ أَعْيَادِهِمْ؟»
قَالَ: لَا، فَقَالَ: «أَوْفِ بِنَذْرِكَ،
فَإِنَهُ لَاوَفَاءَ لِنَذْرِكَ فِى مَعْصِيَةِ اللهِ, وَلَافِى قَطِيْعَةِ
رَحِمٍ، وَلَا فِيْهَا
لَايَمْلِكُ ابْنُ اَدَمَ».
Artinya: “ telah bernadzar seorang
laki-laki di masa Rasulullah ﷺ. Bahwa dia akan menyembelih unta di Buwanah. Maka dia datang
kepada Rasulullah ﷺ.
Maka beliauﷺbertanya kepadanya: apakah disana pernah ada berhala yang disembah.?
Laki-laki itu berkata: tidak ada.
Rasulullahﷺbertanya: apakah di sana terdapat hari raya orang-orang musyrik ?
Laki-laki itu berkata : tidak ada.
Maka Rasulullah ﷺ bersabda : “ kalau begitu laksanakanlah nadzar mu, sesungguhnya
tidak ada pemenuhan nadzar dalam ma’siat kepada Allah SWT , tidak pula dalam
pemutusan silaturahmi, dan tidak juga pada sesuatu (barang) yang di luar kuasa
manusia (yang belum dimiliki). (H.R. Abu Daud (3313) dan kata-katanya adalah
miliknya, dan at-Tabarani (2/76) (1341), dan al-Bayhaqi (20634)). Hadits ini di
Shahihkan oleh Al-Jurqani dalam “Al-Abāṭīl wa
Al-Manākīr” (2/202) .
Pelajaran yang di ambil dari hadits ini :
1] Hadits ini menjadi asal-usul nadzar dan
Ikatan (menunaikan) dan kesepakatan yang mengikat dan pemenuhan nadzar karena
Allah SWT.
2] Dalam hadist ini adalah sebuah
peringatan dari menyerupai orang kafir dari aspek hari raya mereka, dan
tempat-tempat peribadatan mereka.
3] Kewajiban menjauhi hal-hal yang menyerupai
orang kafir dari aspek ibadah dan hari rayanya, dan wajib ,tidak boleh
tidak (menjauhinya) dari kemungkinan tempat-tempat yang pada hari itu terdapat
perayaan hari rayanya (orang kafir).
4] Hukum pengkhususan nadzar di sebuah
tempat itu boleh, apabila tidak ada hal-hal terlarang , tidak ada terdapat
unsur kesyirikan dan tidak menyerupai budaya dan adat istiadat kaum musyrikin .
Baik nadzar tsb dalam rangka perayaan atau pesta tahunan sebagai bentuk persembahan
kepada penguasa gaib tempat tsb atau di hari-hari biasa tergantung keinginan
yang nadzarnya .
Berkata syeikh hamid faqii:
“Dinamai hari raya oleh orang zaman sekarang
untuk (الموالد) ulang
tahun atau untuk memperingati kebesaran nama baik dari pemimpin mereka atau
semacamnya , mereka menyangka bahwa sesungguhnya itu adalah untuk mengenang
fase kehidupan mereka seperti mengenang hari lahirnnya seorang anak atau
pengangkatan seseorang sebagai pemimpin atau semacamnya maka sesungguhnya
semuanya itu adalah dalam rangka menghidupkan perilaku jahiliyyah, dan
mematikanSyari’at Islam . Yang darinya akan lahir seluruh penjerumusan kepada
kekafiran dan kefasikan dan maksiat “.
===***===
ASAL USUL POHON NATAL :
Dalam Bibletools.org, Mike Ford
menggambarkan tradisi pagan kuno mengenai Nimrod seperti ini:
“ Setelah kematian Nimrod (kurang lebih 2167
SM), Semiramis menyebarkan kepercayaan bahwa dia menjadi seorang dewa.
Semiramis menyatakan bahwa dia melihat sebatang pohon cemara bertunas dan
bertumbuh besar dari akar tunggul pohon yang sudah mati (kayu Nisan kuburan
Namrud. pen), menggambarkan bertunasnya kehidupan kembali Nimrod. Pada HARI
ULANG TAHUN KELAHIRANNYA, dia berkata : Nimrod akan mengunjungi pohon cemara
itu dan menaruh hadiah-hadiah di bawahnya “.
Dari dongeng asli yang disebarluaskan oleh
Semiramis (“Ratu Surga”) datanglah tradisi pagan untuk pergi ke hutan “suci”
dan menaruh hadiah-hadiah bagi Nimrod (yang belakangan disembah sebagai “Baal”)
di pohon cemara.
Berikut ini menggambarkan apa yang dipercayai
orang Babel mengenai asal-usul pohon Natal:
“Dongeng Babel kuno mengatakan sebuah pohon
cemara bertunas dari tunggul pohon yang sudah mati. Tunggul yang mati ini
menggambarkan NAMRUD yang mati, dan pohon cemara yang bertumbuh ini
menggambarkan Nimrod yang hidup kembali di dalam Tammuz. Di antara orang-orang
DRUID, pohon OAK dianggap keramat, di antara orang-orang MESIR itu adalah pohon
PALEM, dan bagi orang ROMAWI adalah pohon CEMARA, yang dihiasi dengan
buah-buahan beri merah selama perayaan Saturnalia.” (Walsh, Curiosities of
Popular Customs, hlm. 242).
Inilah
asal usul pohon Natal / Christmas tree yang dijadikan oleh orang-orang
Kristen sebagai simbol Hari Raya Natal. Pertama
kalinya ketika Gereja Roma Katholik memutuskan untuk menjadikan 25 Desember
sebagai “Hari Raya Kristen” pada abad ke-4, mereka mengadopsi hari raya
penyembahan berhala yang sudah lama ada dan tetap mempertahankan tradisi
penyembahan berhala yang sama.
Kemudian ketika agama Nasrani tersebar di
kawasan Eropa Barat, otomatis perayaan Natal dilengkapi dengan “pohon Natal” (Christmas
tree) yang jelas-jelas dipuja oleh bangsa kafir Babylonia ,
kemudian diikuti oleh bangsa-bangsa lainnya seperti Jerman dan Skandinavia.
Bangsa Inggris baru mengenal pohon Natal ketika
Ratu Victoria menikahi Pangeran Albert . Maka dialah yang membawa tradisi itu
ke Inggris dari daerah asalnya Jerman pada tahun 1840.
Adapun orang yang pertama kali gemar
membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak pada HARI NATAL adalah Saint Nicholas
yang kemudian dikenal dengan nama Santa Claus, uskup abad ke-4 di Nicaea
(sekarang Iznik, masuk wilayah Turki). Tradisi ini populer di Negeri Belanda
dengan sebutan San Nicolaas.
Ketika orang-orang Belanda berimigrasi ke
Amerika - kota New York sekarang adalah bikinan Belanda, dulu namanya New
Amsterdam - mereka memperkenalkan tradisi bagi-bagi hadiah dari San Nicolaas
ini, yang oleh lidah anak-anak Amerika diucapkan Santa Claus. Akhirnya pada
tahun 1863, kartunis terkenal Thomas Nast menggubah lukisan Santa Claus dengan
berpakaian merah dan berjanggut putih, lengkap dengan ketawa ‘ho-ho-ho’nya,
yang populer sampai hari ini.
Dalam buku “The Two Babylons”, Hislop
menggambarkan beberapa tradisi kuno di sekitar pohon Natal pada halaman 97…
“Pohon Natal, yang sekarang begitu umum di
antara kita, juga sama umumnya di zaman Romawi dan Mesir kuno. Di Mesir, yang
dipakai adalah pohon palem, di Roma digunakan pohon cemara. Pohon palem
menunjukkan dewa messias mereka, Baal-Tamar. Pohon cemara menunjukkan dia
sebagai Baal-Berith. Ibu dari Adonis, dewa matahari dan perantara ilahi yang
besar, dikatakan berubah secara mistis menjadi sebatang pohon. Dan dalam
keadaan itulah dia melahirkan anak laki-laki ilahinya. Jika ibunya adalah
sebatang pohon, anak laki-lakinya dikenali sebagai ‘manusia yang berasal dari
cabang’ (tunas). Dan inilah keseluruhan cerita tentang meletakkan batang kayu
Yule ke dalam api di malam Natal, dan kemunculan pohon Natal pada keesokan
harinya.”
Menurut tradisi Babel kuno, festival musim
semi Ishtar (Easter) adalah waktu ketika “Ratu Surga” dipercayai menjadi hamil.
Sembilan bulan kemudian dewa matahari akan “lahir” atau “dilahirkan kembali”.
Bagi orang Babel kuno, pohon-pohon perayaan
ini disembah sebagai “Ratu Surga”, dan hadiah-hadiah dibawa ke “kerumunan”
pepohonan yang ditumbuhkan untuk menghormatinya dan diletakkan di bawahnya
sebagai persembahan-persembahan.
(“The Two Babylons”, karya Hislop hal. 97 –
98)
****
KARANGAN BUNGA DAN DAUN CEMARA
Orang Babel juga menggunakan karangan bunga
atau daun berbentuk bundar untuk mewakili kelahiran matahari, karena benda itu
menggambarkan “rahim” dari ibu Bumi.
Dan
dari tradisi perayaan kelahiran Namrud pula lahirnya konsep berbagai macam
ritual hari peringatan yang ditujukan kepada seseorang yang dianggap suci dan
di kultuskan , seperti Raja , Pahlawan , tokoh dan yang sejenisnya dengan
berbagai macam dalih dan istilah .
===
RANGKAIAN DAHAN POHON CEMARA BERBENTUK BUNDAR
Saturnalia diperingati dengan saling memberi
hadiah, perayaan, nyanyian, dan sangat banyak pelacuran. Para pendeta
Saturnalia akan membawa rangkaian dahan pohon cemara berbentuk bundar dalam
prosesi di seluruh kuil-kuil berhala Romawi.
Belakangan, orang Romawi juga menjalankan
festival pada 25 Desember yang disebut Dies Natalis Solis Invicti, yang artinya
“hari kelahiran matahari yang tak terkalahkan.” Pada dasarnya, itu adalah cara
bagi kekaisaran untuk menyatukan seluruh hari kelahiran “Dewa Matahari” pada 25
Desember di seluruh kekaisaran Romawi menjadi satu hari raya.
Pada tahun 350 M, Paus Julius I menyatakan
bahwa hari kelahiran Yesus akan dirayakan pada 25 Desember untuk seterusnya.
Tanpa keraguan, Paus Julius sebenarnya sedang mencoba mempermudah kemungkinan
orang pagan Romawi penyembah berhala untuk menjadi penganut agama Katholik.
Kekristenan mengambil alih hari kelahiran dewa
matahari, sekte matahari, dan mengubahnya menjadi Hari Natal, hari “kelahiran”
Yesus Kristus.
Namun, hari raya baru ini pada mulanya tidak
terlalu dihiraukan orang Kristen. Penyebaran perayaan 25 Desember oleh orang
Kristen belum terjadi hingga tahun 378. Nampaknya itu dihentikan lagi pada 381,
dan kemudian dihidupkan lagi pada tahun 400. Namun kebenarannya adalah, bahwa
25 Desember dirayakan sebagai hari kelahiran dewa-dewa lain, lama sebelum itu
dihubungkan dengan Yesus.
Ini terjadi empat abad setelah Isa al-Masih
(Yesus Kristus) dilahirkan. Pada waktu inilah, Gereja beralih untuk memasukkan
hari kelahiran dewa matahari ini ke dalam kalender “Kristen”, dan mengubah
“hari kelahiran-Nya” menjadi hari kelahiran “Kristus” (Messias) itu sendiri.
Apa yang nyata-nyata merupakan penyembahan berhala sekarang diubahkan menjadi
sesuatu yang “Kristiani.” Setidaknya, bagi yang memperhatikan, itu nampak
seperti “Kristen.” Sekarang itu disebut “Kristiani.” Namun kebenarannya, itu
masih merupakan pagan.
(“The Two Babylons”, karya Hislop hal. 97 –
98)
===
SEJARAH
RANGKAIAN BUNGA :
Di belahan dunia barat, seni merangkai bunga pun tidak kalah
terkenalnya dengan belahan timur. Semua tentunya masih disesuaikan dengan
kebudayaan masing-masing negara.
----
Di Yunani dan Roma :
Pernah melihat patung Yunani di pemakaman tua
dengan lingkaran karangan bunga di atas kepalanya?
Di Yunani dan Roma patung Yunani di pemakaman
tua dengan lingkaran karangan bunga di atas kepalanya. Pada masa Yunani kuno
(600-146 Sebelum Masehi) rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan kalung
karangan bunga memang banyak digunakan. Rangkaian bunga berbentuk lingkaran,
biasanya diletakkan di pundak para pahlawan, patung dewa-dewi, makhluk hidup,
dan digunakan untuk menghormati orang yang sudah meninggal.
----
Bizantium dan Persia :
Mau tahu asal mula ide rangkaian bunga di
mosaik gereja-gereja?
Ternyata inspirasinya berasal dari wilayah
Kerajaan Romawi Timur, tepatnya di Byzantium, berkembanglah teknik seni
merangkai bunga yang kini menjadi inspirasi rangkaian bunga di mosaik gereja.
Keindahan jambangan besar dan piala yang dipakai dalam misa suci yang dipadu
dengan daun-daunan yang dipadu dengan buah dan bunga sangat indah. Pada masa
itu nuansa seni dan keindahan rangkaian bunga memang sangat kental.
----
Di Eropa :
Setelah kejatuhan Kekaisaran Romawi Barat dan
sebelum Masa Renaisance, seni merangkai bunga belum terlalu populer. Barulah
pada abad 13 atau periode Gothic, rangkaian bunga mulai dikenal. Bunga, daun,
dan buah digunakan sebagai penghias gereja katedral. Tidak hanya itu, malahan
banyak lukisan, manuskrip, dan pita abad 14 dan 15 yang dihiasi vas bunga
tinggi berisikan setangkai bunga yang indah.
Awal masa renaisance (1400-1600), barulah
semua seni merangkai bunga berkembang pesat. Lantai dan tepi jendela dihiasi
rangkaian bunga yang tinggi dalam sebuah vas besar, dan sejak itu pula
rangkaian bunga yang longgar serta buket kecil yang diikat rapat mulai dikenal.
Referensi :
Sejarah Rangkaian bunga
http://amosflorist.blogspot.com › 2008/07 ›
sejarah-ran...
Sejarah Rangkaian bunga BUNGA PAPAN SEBAGAI
SENI ...
https://text-id.123dok.com › Lainnya
0 Komentar