Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

KEAJAIBAN ALQURAN TENTANG GARIS EDAR BENDA-BENDA LANGIT (ORBIT ALAM SEMESTA)

KEAJAIBAN ALQURAN TENTANG GARIS EDAR BENDA-BENDA LANGIT

(ORBIT ALAM SEMESTA)

----

Di Susun Oleh Abu Haitsam Fakhri

KAJIAN NIDA AL-ISLAM

----

-----

Terangkum dalam ayat al-Qur’an

﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾

Dan demi langit yang mempunyai garis-garis edar (jalur-jalur/ orbit-orbit)”. 

[QS. adz-Dzaariyat : 7]

===

DAFTAR ISI:

  • PENDAHULUAN
  • TIGA MAKNA "AL-HUBUK" DALAM BAHASA ARAB :
  • PERTAMA : AL-HUBUK ADALAH : GARIS-GARIS EDAR, JALUR-JALUR DAN ORBIT-ORBIT.
  • KEDUA : AL-HUBUK ADALAH : KAIN TENUN YANG BERKWALITAS, RAPIH DAN SEMPURNA.
  • KETIGA : AL-HUBUK ADALAH: GELOMBANG DAN OMBAK DARI JALUR-JALUR
  • KESIMPULAN :

***

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 ===***===

PENDAHULUAN

Allah SWT berfirman :

﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾

Dan demi langit yang mempunyai garis-garis edar (jalur-jalur atau orbit-orbut)”. 

[QS. adz-Dzaariyat : 7]

(Yang dimaksud garis-garis edar dalam ayat ini adalah orbit bintang-bintang dan planet-planet)

Kata [الْحُبُكِ] ini : Satu kalimat namun cukup untuk membuktikan kebenaran Al-Qur'an.

Asal kata حُبُكٌ dan حَبَائِكُ adalah jamak dari kata tunggal حَبِيْكَةٌ artinya : Jalan, garis edar atau orbit bintang di langit.

Arti ORBIT sendiri adalah jalan yang dilalui oleh benda langit dalam peredarannya mengelilingi benda langit lain yang lebih besar gaya gravitasinya, misalnya : bumi mengelilingi matahari

Dan kata [الْحُبُكِ] ini adalah sebuah kata yang disebutkan dalam Al-Qur'an, yang telah terbukti sangat akurat oleh sains, dan tidak mungkin datang secara kebetulan atau diciptakan oleh manusia.. Mari kita renungkan fakta kepastian baru ini....

Dan sesungguhnya ia adalah kata yang indah yang kita temukan di dalam Kitab Allah Ta'aala, yang memiliki keajaiban-keajaiban yang tak ada habisnya.

Dan sesungguhnya ia adalah kata (الحُبُك) dalam firman-Nya :

﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾

Dan demi langit yang mempunyai garis-garis edar (orbit-orbit)”. [QS. adz-Dzaariyat : 7]

===***===

TIGA MAKNA "AL-HUBUK" DALAM BAHASA ARAB :

Kata (الْحُبُكِ) memiliki tiga arti utama yang dengannya Allah SWT menggambarkan langit, yaitu "

[1]- Garis-garis edar, jalur-jalur atau orbit-orbat

[2]- Kain-kain tenunan yang baik dan berkwalitas

[3]- Gelombang-gelombang debu dan pasir atau ombak-ombak air.

****

PERTAMA :
AL-HUBUK ADALAH : GARIS-GARIS EDAR, JALUR-JALUR DAN ORBIT-ORBIT.

[الحُبُكُ هِيَ الطُّرُقُ]

Kata حُبُكٌ dan حَبَائِكُ adalah jamak dari kata tunggal حَبِيْكَةٌ artinya : Jalan atau jalur atau orbit atau garis edar bintang di langit.

Dalam hal ini Syeikh Abdud Daim Al-Kahiil berkata :

فِي اكْتِشَافٍ حَدِيثٍ تَبَيَّنَ لِلْعُلَمَاءِ أَنَّ الْكَوْنَ عِبَارَةٌ عَنْ مَجْمُوعَةٍ مِنَ الْمَجَرَّاتِ وَالنُّجُومِ وَالدُّخَانِ وَالثُّقُوبِ السَّوْدَاءِ وَالنُّجُومِ الطَّارِقَةِ وَالنُّجُومِ اللَّامِعَةِ وَمُكَوِّنَاتٍ أُخْرَى... وَجَمِيعُ هَذِهِ الْمَخْلُوقَاتِ تَسِيرُ وَتَتَحَرَّكُ وَتَجْرِي عَلَى مَسَارَاتٍ مُحَدَّدَةٍ تُشْبِهُ الطُّرُقَ السَّرِيعَةَ (highways)، وَكُلُّ الْأَجْرَامِ الْكَوْنِيَّةِ تَتَحَرَّكُ حَرَكَةً دَقِيقَةً جِدًّا عَبْرَ هَذِهِ الطُّرُقِ.

إِذًا الْحَقِيقَةُ الْعِلْمِيَّةُ تُؤَكِّدُ أَنَّ السَّمَاءَ ذَاتُ طُرُقٍ! وَهَذَا مَا أَنْبَأَ عَنْهُ الْقُرْآنُ فِي قَوْلِهِ تَعَالَى: ﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾ [الذاريات: ٧]. وَقَدْ فَسَّرَ عُلَمَاؤُنَا قَدِيمًا هَذِهِ الْكَلِمَةَ عَلَى أَنَّهَا تَتَحَدَّثُ عَنْ طُرُقٍ لَا نَرَاهَا وَلَكِنَّهَا مَوْجُودَةٌ.

فَهَذَا هُوَ الْقُرْطُبِيُّ وَالطَّبَرِيُّ وَابْنُ كَثِيرٍ وَغَيْرُهُمْ مِنَ الْمُفَسِّرِينَ، قَالُوا: «الْحُبُكُ هِيَ الطَّرَائِقُ، وَهِيَ جَمْعُ كَلِمَةِ حَبِيكَةٍ». وَبِالْفِعْلِ نَحْنُ نَرَى الْيَوْمَ هَذِهِ الطُّرُقَ الَّتِي لَمْ يَرَوْهَا مِنْ قَبْلُ، وَلَكِنَّهُمْ آمَنُوا بِهَا لِأَنَّ الْقُرْآنَ أَنْبَأَهُمْ عَنْهَا... فَسُبْحَانَ اللَّهِ!

Dalam penemuan baru-baru ini, menjadi jelas bagi para ilmuwan bahwa alam semesta adalah kumpulan galaksi, bintang, asap, lubang hitam, bintang jatuh, bintang terang, dan komponen lainnya...

Dan semua makhluk ini berjalan, bergerak, dan berlari di garis edar khusus yang menyerupai jalur-jalur cepat dan kilat [highways], dan semua benda kosmik [ruang angkasa] bergerak dengan gerakan yang sangat tepat di sepanjang jalan ini.

Jadi fakta ilmiah menegaskan bahwa langit memiliki garis-garis edar [orbit] ! Inilah yang dikabarkan Al-Qur'an ketika Allah SWT berfirman :

﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾

Dan demi langit yang mempunyai garis-garis edar (orbit-orbit)”. [QS. adz-Dzaariyat : 7]

 Maka ini dia Al-Qurthubi, Ath-Thobari, Ibnu Katsir, dan para ahli tafsir lainnya, mereka berkata:

(Al-Hubuk) adalah garis-garis edar, dan itu adalah bentuk jamak dari kata Habiikah. Dan memang benar, hari ini kita melihat garis-garis edar ini diruang angkasa. Padahal mereka belum pernah melihatnya sebelumnya, tetapi mereka mempercayainya karena Al-Qur'an telah memberi tahu mereka tentangnya.. Subhanallah !

====

خُيُوطُ النَّسِيجِ الْكَوْنِيِّ
Sulaman Kain Tenun Alam Semesta

رَسْمٌ بِالسُّوبَرْ كُمْبِيُوتَرِ لِجُزْءٍ مِنَ الْكَوْنِ الْمَرْئِيِّ، وَتَظْهَرُ الْمَجَرَّاتُ وَهِيَ تَتَدَفَّقُ عَبْرَ مِلْيَارَاتِ السِّنِينَ عَلَى مَا يُشْبِهُ الطُّرُقَ السَّرِيعَةَ. هَذِهِ الْمَجَرَّاتُ تَتَدَفَّقُ بِسُرْعَةٍ هَائِلَةٍ، وَتَتَجَمَّعُ فِيمَا يُشْبِهُ الْعُقَدَ، ثُمَّ تَنْطَلِقُ مِنْهَا طُرُقٌ أُخْرَى... وَهَكَذَا... وَهَذِهِ الطُّرُقُ هِيَ مَا سَمَّاهُ الْقُرْآنُ بِالْحُبُكِ، وَهَذِهِ الْكَلِمَةُ تَشْهَدُ عَلَى إِعْجَازِ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ.

Grafik superkomputer dari bagian alam semesta yang terlihat dan menampakkan galaksi-galaksi yang beredar selama miliaran tahun di tempat yang tampak seperti garis-garis edar jalur cepat dan kilat.

Galaksi-galaksi ini beredar dengan kecepatan yang luar biasa dan berkumpul dalam sesuatu yang mirip simpul-simpul, lalu jalur-jalur lain menyebar darinya.. dan seterusnya..

Jalur-jalur inilah yang disebut Al-Qur'an sebagai al-Hubuk, dan kalimat ini sebagai saksi atas keajaiban Al-Qur'an.

====

اتِّجَاهُ الطُّرُقِ الَّتِي تَسْلُكُهَا الْمَجَرَّاتُ

Arah jalur-jalur yang dilalui oleh galaksi-galaksi

هَذَا الرَّسْمُ يُمَثِّلُ التَّدَفُّقَ السَّرِيعَ لِلْمَجَرَّاتِ وَاتِّجَاهَاتِهَا، وَكَيْفَ أَنَّ النِّظَامَ هُوَ الَّذِي يَحْكُمُ هَذَا الْكَوْنَ، فَلَا مَكَانَ لِلْفَوْضَى، وَلَا مَكَانَ لِلْعَبَثِ، وَلَا مَكَانَ لِلْعَشْوَائِيَّةِ أَوِ الْمُصَادَفَةِ. وَلِذَلِكَ فَإِنَّ الْآيَةَ الْكَرِيمَةَ: ﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾ [الذاريات: ٧] تُعَبِّرُ تَعْبِيرًا دَقِيقًا عَنْ هَذِهِ الْحَقِيقَةِ الَّتِي تُعَدُّ الْيَوْمَ حَقِيقَةً يَقِينِيَّةً. فَكَلِمَةُ «الْحُبُكِ» تَعْنِي فِي هَذِهِ الْحَالَةِ: الطُّرُقَ.

Gambar ini menggambarkan kecepatan beredarnya galaksi-galaksi dan arah-arahnya, dan bagaimana keteraturan mengatur alam semesta ini. Tidak ada tempat untuk kekacau baluan, tidak ada tempat untuk kesia-siaan, dan tidak ada tempat untuk keacak-acakan atau kebetulan.

****

KEDUA :
AL-HUBUK ADALAH : KAIN TENUN YANG BERKWALITAS, RAPIH DAN SEMPURNA.

[الحُبُكُ تَعْنِي النَّسِيْجَ المُحْكَم]

Di katakan : حَبَكَ وَاحْتَبَكَ الثَّوْبَ yakni : menenun dengan baik.

Dan di katakan : حَبَكَ الحَبْلَ أَوْ الشَّعْرَ yakni : memilin tambang atau rambut atau memintalnya atau menjalinnya.

Dan المَحْبُوك maknanya adalah مُحْكَمُ الحِبَاكَة yang artinya : Kain yang ditenun dengan kokoh, baik dan sempurna.

====

خُيُوطُ النَّسِيجِ الْكَوْنِيِّ

Kain Tenun Alam Semesta

Dalam hal ini Syeikh Abdud Daim Al-Kahiil berkata :

لَقَدْ فَسَّرَ الْعُلَمَاءُ هَذِهِ الْكَلِمَةَ أَيْضًا عَلَى أَنَّهَا تَدُلُّ عَلَى النَّسِيجِ الْقَوِيِّ وَالْمُحْكَمِ، فَهَذَا هُوَ الْقُرْطُبِيُّ يَقُولُ فِي تَفْسِيرِهِ: قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ، وَقَتَادَةُ، وَمُجَاهِدٌ، وَالرَّبِيعُ: ذَاتُ الْخَلْقِ الْحَسَنِ الْمُسْتَوِي. وَقَالَهُ عِكْرِمَةُ، قَالَ: أَلَمْ تَرَ إِلَى النَّسَّاجِ إِذَا نَسَجَ الثَّوْبَ فَأَجَادَ نَسْجَهُ؛ يُقَالُ مِنْهُ: حَبَكَ الثَّوْبَ يَحْبِكُهُ ـ بِالْكَسْرِ ـ حَبْكًا، أَيْ: أَجَادَ نَسْجَهُ.

وَبِالْفِعْلِ وَجَدَ الْعُلَمَاءُ أَنَّ كَوْنَنَا الْمَرْئِيَّ عِبَارَةٌ عَنْ نَسِيجٍ شَدِيدِ الْقُوَّةِ وَالْإِحْكَامِ، وَلَكِنَّ مَادَّتَهُ الْمَجَرَّاتُ، وَخُيُوطُهُ تَمْتَدُّ لِمَلَايِينَ التِّرِلْيُونَاتِ مِنَ الْكِيلُومِتْرَاتِ، فِي نَسِيجٍ مُحْكَمٍ يَشْهَدُ عَلَى عَظَمَةِ الْخَالِقِ الْمُبْدِعِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.

وَقَدْ أَظْهَرَتْ أَحْدَثُ الدِّرَاسَاتِ الْكَوْنِيَّةِ أَنَّ الْمَادَّةَ الْمُظْلِمَةَ فِي الْكَوْنِ، وَهِيَ تُشَكِّلُ نِسْبَةً عَالِيَةً مِنْهُ مَعَ الطَّاقَةِ الْمُظْلِمَةِ، هِيَ الَّتِي تَتَحَكَّمُ بِمَصِيرِ الْمَجَرَّاتِ، وَتُجْبِرُهَا عَلَى التَّحَرُّكِ بِاتِّجَاهَاتٍ مُحَدَّدَةٍ لِتُشَكِّلَ نَسِيجًا كَوْنِيًّا رَائِعًا، لَمْ يَتِمَّ الْكَشْفُ عَنْهُ إِلَّا فِي الْقَرْنِ الْحَادِي وَالْعِشْرِينَ، وَلَكِنَّ الْقُرْآنَ كَشَفَهُ لَنَا بِكَلِمَةٍ وَاحِدَةٍ هِيَ: «الْحُبُكُ»، فَسُبْحَانَ اللَّهِ!

Ulama juga menafsirkan kata al-Hubuk ini sebagai jalinan atau tenunan yang kuat dan rapat.

Ini dia, Al-Qurtubi, yang mengatakan dalam tafsirnya: Ibnu Abbas, Qatadah, Mujahid dan Ar-Rabii' berkata : Orang yang berakhlak baik dan lurus. Dan Ikrimah mengatakannya, dia berkata: Apakah kamu tidak melihat penenun ketika dia menenun pakaian dan menenunnya dengan baik? Dari sini dikatakan :

حَبَكَ الثَّوْبَ يَحْبِكُه بالكَسْرِ حَبْكًا أيْ أَجَادَ نَسْجَه

Artinya : merajut rajutan pakaian, yakni menenunnya dengan baik.

Memang benar, para ilmuwan menemukan bahwa alam semesta kita yang terlihat adalah kain tenun yang sangat kuat dan rapat, tetapi materialnya adalah galaksi, dan benangnya membentang jutaan triliun kilometer, dalam kain tenun yang dirajut rapat yang menjadi saksi atas kebesaran Allah Sang Maha Pencipta, Subhanallah.

Studi kosmik [alam semesta] terbaru menunjukkan bahwa materi gelap di alam semesta, yang merupakan persentase tinggi darinya dengan energi gelap, adalah yang mengendalikan perjalanan galaksi-galaksi.

Dan itu memaksanya untuk bergerak ke arah tertentu untuk membentuk tatanan tata surya yang indah, yang tidak terungkap kecuali di abad ke-21, tetapi Al-Qur'an mengungkapkannya kepada kita dengan satu kata, yaitu (al-Hubuk), Subhanallah. !

====

مَجَرَّاتٌ تَشَكَّلَتْ فِي بِدَايَةِ خَلْقِ الْكَوْنِ.

Galaksi-galaksi terbentuk pada awal penciptaan alam semesta

صُورَةٌ لِلْكَوْنِ الْمُبَكِّرِ فِي بِدَايَةِ تَشَكُّلِهِ، وَقَدْ بَدَأَتِ الْمَجَرَّاتُ الْأُولَى تَتَشَكَّلُ... وَرُبَّمَا مُعْظَمُ هَذِهِ الْمَجَرَّاتِ غَيْرُ مَوْجُودٍ حَالِيًّا، أَوْ تَغَيَّرَ شَكْلُهَا أَوْ مَكَانُهَا مَعَ مُرُورِ بِلَايِينِ السِّنِينَ، وَلَكِنَّ الَّذِي تَأَكَّدَ مِنْهُ الْعُلَمَاءُ أَنَّ هَذِهِ الْمَجَرَّاتِ، مُنْذُ بِدَايَةِ تَشَكُّلِهَا، تَشَكَّلَتْ بِطَرِيقَةٍ مُنَظَّمَةٍ، وَتُشَكِّلُ نَسِيجًا كَوْنِيًّا رَائِعًا، وَهُوَ عِبَارَةٌ عَنْ خُيُوطٍ كَوْنِيَّةٍ عِمْلَاقَةٍ... وَهَذِهِ الْعَمَلِيَّةُ الْمُنَظَّمَةُ تُؤَكِّدُ عَدَمَ وُجُودِ مُصَادَفَاتٍ فِي هَذَا الْكَوْنِ.

Gambar alam semesta terdini pada awal pembentukannya, dan galaksi-galaksi pertama telah mulai terbentuk.. Mungkin sebagian besar galaksi-galaksi ini sudah tidak ada untuk saat ini, atau telah berubah bentuknya atau lokasinya dengan lewatnya miliaran tahun….

Tetapi yang telah dikonfirmasi oleh para ilmuwan adalah bahwa galaksi-galaksi ini, sejak awal pembentukannya, telah terbentuk secara terorganisir dan membentuk tatanan kosmik [alam semesta] yang luar biasa, yaitu benang-benang [filamen] kosmik raksasa. Proses terorganisir ini menegaskan bahwa tidak ada yang kebetulan di alam semesta ini.

====

هَذِهِ هِيَ السَّمَاءُ: خُيُوطٌ كَوْنِيَّةٌ عُظْمَى.

Ini adalah benang-benang super kosmik langit

صُورَةٌ لِلْخُيُوطِ الْكَوْنِيَّةِ الَّتِي تَمْتَدُّ لِمَلَايِينَ السَّنَوَاتِ الضَّوْئِيَّةِ (كُلُّ سَنَةٍ ضَوْئِيَّةٍ تُسَاوِي تَقْرِيبًا ١٠ مِلْيُونَ مِلْيُونَ كِيلُومِتْرٍ)، وَنَرَى آلَافَ الْمَجَرَّاتِ وَهِيَ تَظْهَرُ كَنِقَاطٍ مُضِيئَةٍ. فَسُبْحَانَ الَّذِي أَبْدَعَ هَذَا النَّسِيجَ الْمُحْكَمَ، بَلْ وَأَنْبَأَ عَنْهُ بِكَلِمَةٍ وَاحِدَةٍ، بَلْ وَأَقْسَمَ بِهَذِهِ الظَّاهِرَةِ الْعَجِيبَةِ: ﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾ [الذاريات: ٧].

Gambar benang-benang [filamen] kosmik yang membentang jutaan tahun cahaya (setiap tahun cahaya kira-kira 10 juta juta km). Dan kita melihat ribuan galaksi muncul sebagai titik-titik yang bercahaya. Maha Suci Allah yang menciptakan kain tenun yang ketat, kokoh dan sempurna ini. Dan bahkan Allah SWT menceritakannya dengan satu kalimat, dan bahkan bersumpah dengan fenomena yang menakjubkan ini, yaitu :

﴿وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ﴾

“Dan demi langit yang mempunyai garis-garis edar (orbit-orbit)”. [QS. adz-Dzaariyat : 7]

====

هَذِهِ صُورَةُ خَلَايَا النَّسِيجِ الْعَصَبِيِّ فِي دِمَاغِ الْإِنْسَانِ

Ini adalah gambar jaringan saraf [neuron] pada otak manusia

صُورَةٌ لِلنَّسِيجِ الدِّمَاغِيِّ مَأْخُوذَةٌ بِوَاسِطَةِ مِجْهَرٍ خَاصٍّ يُدْعَى (fluorescence microscope)، وَتُظْهِرُ الْخَلَايَا الْعَصَبِيَّةَ لِلدِّمَاغِ الْبَشَرِيِّ وَهِيَ تُشْبِهُ إِلَى حَدٍّ كَبِيرٍ النَّسِيجَ الْكَوْنِيَّ لِلْمَجَرَّاتِ، مَعَ فَارِقٍ بَسِيطٍ، وَهُوَ الْحَجْمُ!

وَالسُّؤَالُ: أَلَا يَدُلُّ هَذَا التَّطَابُقُ الْعَجِيبُ عَلَى أَنَّهُ لَا مُصَادَفَةَ فِي الْكَوْنِ، بَلْ هُوَ خَالِقٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى؟

Gambar jaringan otak yang diambil dengan mikroskop khusus yang disebut mikroskop fluoresensi, memperlihatkan neuron otak manusia, yang sangat mirip dengan jaringan kosmik [ruang angkasa] galaksi dengan perbedaan yang sederhana yaitu ukurannya!

Pertanyaannya:

Bukankah ini kecocokan yang ajaib ini menunjukkan bahwa ini bukanlah kebetulan di alam semesta, melainkan karena adanya Allah Pencipta yang Maha Tunggal, Subhanallah !. www.duke-nus.edu.sg

****

KETIGA :
AL-HUBUK ADALAH: GELOMBANG DAN OMBAK DARI JALUR-JALUR

[أَمْوَاجُ مِنَ الحُبُكِ]

Dalam hal ini Syeikh Abdud Daim Al-Kahiil berkata :

فِي عَامِ ٢٠١٤ تَبَيَّنَ لِلْعُلَمَاءِ أَنَّ الْكَوْنَ جَاءَ نَتِيجَةَ تَضَخُّمٍ كَبِيرٍ، أَوْ تَوَسُّعٍ مُفَاجِئٍ، حَدَثَ قَبْلَ ١٣٫٧ مِلْيَارِ عَامٍ تَقْرِيبًا، وَبِسَبَبِهِ نَشَأَتِ النُّجُومُ وَالْمَجَرَّاتُ...

وَالشَّيْءُ الْغَرِيبُ أَنَّ هَذَا التَّوَسُّعَ الْمُفَاجِئَ أَطْلَقَ مَوْجَاتٍ تُشْبِهُ تِلْكَ الْخُطُوطَ الَّتِي تَرْسُمُهَا أَمْوَاجُ الْبَحْرِ عَلَى الشَّاطِئِ الرَّمْلِيِّ!

هَذِهِ الْأَمْوَاجُ تُمَيِّزُ السَّمَاءَ، وَتُعْتَبَرُ صِفَةً مُمَيِّزَةً لَهَا الْيَوْمَ، وَنَسْتَطِيعُ رُؤْيَتَهَا وَالْتِقَاطَهَا وَتَسْجِيلَهَا مِنْ خِلَالِ مَرَاصِدَ فَلَكِيَّةٍ مُتَطَوِّرَةٍ، وَتَبَيَّنَ أَنَّ الْأَمْوَاجَ الَّتِي أَطْلَقَهَا الْكَوْنُ فِي بِدَايَةِ تَشَكُّلِهِ تَرْسُمُ خُطُوطًا ثُلَاثِيَّةَ الْأَبْعَادِ، وَلَكِنَّ أَقْرَبَ شَيْءٍ لَهَا، إِذَا أَرَدْنَا أَنْ نَتَخَيَّلَهَا، هُوَ الْكَثْبَانُ الرَّمْلِيَّةُ الَّتِي تَضْرِبُهَا الرِّيَاحُ، أَوْ مَا تَتْرُكُهُ أَمْوَاجُ الْبَحْرِ عَلَى الشَّاطِئِ مِنْ أَثَرٍ يُشْبِهُ أَنْصَافَ الدَّوَائِرِ.

Pada tahun 2014, menjadi jelas bagi para ilmuwan bahwa alam semesta muncul sebagai akibat dari inflasi besar atau perluasan tiba-tiba yang terjadi sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu, dan karenanya, bintang dan galaksi tumbuh...

Hal yang aneh adalah pemuaian yang tiba-tiba ini melepaskan gelombang yang mirip dengan garis yang ditarik oleh gelombang laut di pantai berpasir!

Gelombang-gelombang ini mencirikan langit dan dianggap sebagai ciri khasnya saat ini, dan kita dapat melihat, menangkap, dan merekamnya melalui observatorium astronomi yang canggih.

Dan ternyata gelombang yang dikeluarkan oleh alam semesta pada awal pembentukannya menarik garis tiga dimensi, namun yang paling dekat dengannya, jika ingin kita bayangkan adalah bukit pasir yang diterjang angin atau jejak yang ditinggalkan ombak laut di pantai, seperti setengah lingkaran.

====

مَرْصَدٌ يَسْتَطِيعُ الْتِقَاطَ أَمْوَاجِ الْجَاذِبِيَّةِ الْكَوْنِيَّةِ.

Sebuah observatorium yang dapat menangkap gelombang gravitasi alam semesta [kosmik]

صُورَةٌ لِلْمَرْصَدِ الْفَلَكِيِّ الَّذِي يَعْمَلُ عَلَى الْتِقَاطِ الْأَمْوَاجِ الثِّقَالِيَّةِ الَّتِي أَطْلَقَهَا الْكَوْنُ، وَلَا زَالَتْ تَسْبَحُ فِي الْفَضَاءِ حَتَّى يَوْمِنَا هَذَا.

هَذَا الِاكْتِشَافُ شَارَكَ فِيهِ آلَافُ الْعُلَمَاءِ مُنْذُ زَمَنِ آيِنْشْتَايِنَ (مُنْذُ مِائَةِ عَامٍ تَقْرِيبًا)، الَّذِي تَنَبَّأَ بِالْأَمْوَاجِ الثِّقَالِيَّةِ (أَمْوَاجِ الْجَاذِبِيَّةِ الْكَوْنِيَّةِ).

وَجَاءَ بَعْدَهُ عُلَمَاءُ كَثِيرُونَ، أَبْرَزُهُمْ: هَابِلُ، وَسْتِيفِنْ هَوْكِينْغُ... وَوَكَالَاتُ فَضَاءٍ مِثْلُ نَاسَا وَالْأُورُوبِّيَّةِ... وَمُخْتَبَرَاتٌ كَثِيرَةٌ مِثْلُ مُخْتَبَرَاتِ مَاكْسْ بِلَانْكْ بِأَلْمَانِيَا... وَمِئَاتُ الْعُلَمَاءِ وَالْمُخْتَبَرَاتِ وَالْوَكَالَاتِ وَرُوَّادُ الْفَضَاءِ... كُلُّ هَؤُلَاءِ عَلَى مَدَى مِائَةِ سَنَةٍ سَاهَمُوا، وَتَعِبُوا، وَأَفْنَوْا أَعْمَارَهُمْ، وَتَكَلَّفُوا الْمِلْيَارَاتِ فِي سَبِيلِ إِثْبَاتِ أَنَّ السَّمَاءَ بِالْفِعْلِ هِيَ حُبُكٌ، بِكُلِّ مَا تَعْنِيهِ الْكَلِمَةُ.

فَهَلْ يَدَّعِي أَحَدٌ أَنَّ هَذِهِ الْكَلِمَةَ جَاءَتْ عَبَثًا فِي كِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى؟

Gambar observatorium astronomi yang berfungsi menangkap gelombang gravitasi yang dipancarkan alam semesta dan masih beredar [berenang] di angkasa hingga saat ini.

Ribuan ilmuwan telah berpartisipasi dalam penemuan ini sejak zaman Einstein (hampir seratus tahun lalu), yang meramalkan tentang gelombang gravitasi (gelombang gravitasi alam semesta [kosmik]).

Dan datang sesudahnya banyak ilmuwan, yang paling menonjol di antaranya : Hubble, Stephen Hawking...dan badan antariksa seperti NASA dan Eropa...dan banyak laboratorium seperti laboratorium Max Planck di Jerman...dan ratusan ilmuwan, laboratorium, lembaga, dan astronot... mereka semua selama seratus tahun telah berkontribusi, bekerja keras, menghabiskan masa hidup mereka, dan menghabiskan biaya miliaran untuk membuktikan bahwa langit memang benar-benar al-Hubuk [orbit-orbit mirip kain tenun] dalam segala hal.

Apakah ada yang mengklaim bahwa kata al-Hubuk ini datang dengan sia-sia tanpa faidah dalam kitab Allah SWT ???

====

الْحُبُكُ عَلَى رِمَالِ الشَّاطِئِ

Al-Hubuk (garis-garis) di pasir pantai

عِنْدَمَا يَضْرِبُ مَاءُ الْبَحْرِ هَذِهِ الرِّمَالَ فَإِنَّهُ يَرْسُمُ خُطُوطًا مُتَجَعِّدَةً تُدْعَى بِاللُّغَةِ الْإِنْجِلِيزِيَّةِ (ripples)، هَذِهِ الْخُطُوطُ الْمُتَجَعِّدَةُ تُشْبِهُ إِلَى حَدٍّ بَعِيدٍ الْأَمْوَاجَ الَّتِي أَطْلَقَهَا الْكَوْنُ فِي بِدَايَةِ تَشَكُّلِهِ.

Ketika air laut mengenai pasir ini, maka ia menarik garis kerutan yang disebut riak dalam bahasa Inggris ripples [Garis kerutan], ini sangat mirip dengan gelombang yang dikeluarkan oleh alam semesta pada awal pembentukannya.

الْعَجِيبُ أَنَّ أَحَدَ أَهَمِّ مَعَانِي كَلِمَةِ «الْحُبُكِ» هُوَ هَذِهِ الْخُطُوطُ الْمُتَشَكِّلَةُ عَلَى الشَّاطِئِ الرَّمْلِيِّ!!

فَهَذَا هُوَ الْقُرْطُبِيُّ يَرْوِي فِي تَفْسِيرِهِ لِكَلِمَةِ «الْحُبُكِ» فَيَقُولُ: قَالَ الضَّحَّاكُ: ذَاتُ الطَّرَائِقِ؛ يُقَالُ لِمَا تَرَاهُ فِي الْمَاءِ وَالرَّمْلِ إِذَا أَصَابَتْهُ الرِّيحُ: حُبُكٌ. وَنَحْوُهُ قَوْلُ الْفَرَّاءِ؛ قَالَ: الْحُبُكُ تَكَسُّرُ كُلِّ شَيْءٍ، كَالرَّمْلِ إِذَا مَرَّتْ بِهِ الرِّيحُ السَّاكِنَةُ، وَالْمَاءِ الْقَائِمِ إِذَا مَرَّتْ بِهِ الرِّيحُ، وَدِرْعُ الْحَدِيدِ لَهَا حُبُكٌ، وَالشَّعْرَةُ الْجَعْدَةُ تَكَسُّرُهَا حُبُكٌ. وَلَكِنَّهَا تَبْعُدُ مِنَ الْعِبَادِ فَلَا يَرَوْنَهَا.

Sungguh ajaib bahwa salah satu arti terpenting dari kata (الحُبُك) adalah garis-garis yang terbentuk di pantai berpasir ini!! Ini dia, Al-Qurtubi yang meriwayatkan sebuah penafsiran kata (Al-Hubuk), dengan mengatakan :

Al-Dahhak berkata: Yang memiliki garis-garis edar. Dikatakan bahwa apa yang Anda lihat di air dan pasir jika ditempa angin maka ia menjadi al-Hubuk [garis-garis edar]. Dan semisal itu dikatakan pula oleh al-Farraa, dia berkata:

الْحُبُكُ تَكَسُّرُ كُلِّ شَيْءٍ، كَالرَّمْلِ إِذَا مَرَّتْ بِهِ الرِّيحُ السَّاكِنَةُ، وَالْمَاءِ الْقَائِمِ إِذَا مَرَّتْ بِهِ الرِّيحُ، وَدِرْعُ الْحَدِيدِ لَهَا حُبُكٌ، وَالشَّعْرَةُ الْجَعْدَةُ تَكَسُّرُهَا حُبُكٌ. وَلَكِنَّهَا تَبْعُدُ مِنَ الْعِبَادِ فَلَا يَرَوْنَهَا.

Al-Hubuk [garis-garis edar] menghancurkan segalanya seperti pasir saat angin tenang melewatinya, dan genangan air saat angin melewatinya, dan pada perisai besi terdapat jalur-jalur, dan rambut keriting terpecahkan oleh jalur-jalur. Tapi itu jauh dari para hamba, maka mereka tidak melihatnya.

وَهَذَا يَعْنِي أَنَّ الْعَرَبَ قَدِيمًا فَهِمَتْ مِنْ هَذِهِ الْكَلِمَةِ أَنَّ لِلسَّمَاءِ صِفَةً مُمَيَّزَةً، وَهِيَ هَذِهِ الْأَمْوَاجُ الْمُتَجَعِّدَةُ عَلَى الشَّاطِئِ... وَلَكِنَّ هَذِهِ الْحُبُكَ تَبْعُدُ عَنِ الْعِبَادِ فَلَا يَرَوْنَهَا.

Dan ini berarti bahwa orang Arab di masa lalu memahami dari kata ini bahwa langit memiliki ciri khas, yaitu seperti ombak yang menggulung di pantai. Tapi al-Hubuk ini jauh dari para hamba sehingga mereka tidak melihatnya.

====

أَمْوَاجٌ شَكَّلَتْهَا الرِّيَاحُ عَلَى سَطْحِ الْمَاءِ.

Gelombang yang terbentuk oleh angin di permukaan air

هَذِهِ الْخُطُوطُ تَرْسُمُهَا الرِّيَاحُ عِنْدَمَا تَحْتَكُّ بِسَطْحِ الْمَاءِ، وَهِيَ مَا تَعْرِفُهُ الْعَرَبُ مُنْذُ عَصْرِ الْجَاهِلِيَّةِ بِأَنَّهُ: الْحُبُكُ. وَهَذَا الشَّكْلُ يُشْبِهُ شَكْلَ الْأَمْوَاجِ الَّتِي أَطْلَقَهَا الْكَوْنُ، وَأَصْبَحَتْ صِفَةً مُمَيَّزَةً لِهَذَا الْكَوْنِ تَسْتَحِقُّ أَنْ يُقْسِمَ بِهَا الْبَارِئُ عَزَّ وَجَلَّ، وَاللَّهُ لَا يُقْسِمُ إِلَّا بِعَظِيمٍ... سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى.

Garis-garis ini ditarik oleh angin ketika bersentuhan dengan permukaan air, dan itulah yang dikenal orang Arab sejak zaman pra-Islam [Jahilyah] bahwa itu adalah al-Hubuk.

Dan bentuk ini mirip dengan bentuk gelombang yang dikeluarkan oleh alam semesta. Dan itu sudah menjadi ciri khas alam semesta ini yang pantas disumpah oleh Allah Sang Pencipta. Dan Allah SWT tidaklah bersumpah kecuali dengan yang agung.. Subhanallah.

===***===

KESIMPULAN :

Syeikh Abdud Daim Al-Kahiil berkata :

أَصْبَحَ لَدَيْنَا ثَلَاثَةُ مَعَانٍ رَئِيسِيَّةٍ لِكَلِمَةٍ وَاحِدَةٍ، وَهِيَ «الْحُبُكُ»، الَّتِي وَصَفَ اللَّهُ بِهَا السَّمَاءَ:

١- الطُّرُقُ.

٢- النَّسِيجُ.

٣- الْأَمْوَاجُ.

وَالْمَعَانِي الثَّلَاثَةُ لَمْ تُكْتَشَفْ إِلَّا فِي الْقَرْنِ الْحَادِي وَالْعِشْرِينَ، وَلَكِنَّ الْقُرْآنَ أَنْبَأَ عَنْهَا بِكَلِمَةٍ وَاحِدَةٍ، هِيَ: «الْحُبُكُ»!

فَهَذِهِ الْآيَةُ نَزَلَتْ فِي مَكَّةَ الْمُكَرَّمَةِ، وَفِي أَوَّلِ ظُهُورِ الْإِسْلَامِ، فَتَصَوَّرُوا أَنَّ نَبِيَّنَا عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ، فِي أَوَّلِ دَعْوَتِهِ إِلَى اللَّهِ، يُنْبِئُهُمْ بِحَقِيقَةٍ عِلْمِيَّةٍ سَوْفَ يَتِمُّ اكْتِشَافُهَا بَعْدَ أَكْثَرَ مِنْ ١٤٠٠ سَنَةٍ!!

Kami sekarang memiliki tiga arti utama untuk satu kata, yaitu (al-Hubuk) yang dengannya Tuhan menggambarkan langit :

1]- Garis-garis edar atau orbit-orbat

2]- Kain-kain tenunan yang baik dan berkwalitas

3]- Gelombang-gelombang debu dan pasir atau ombak-ombak air.

Ketiga arti tersebut baru ditemukan pada abad kedua puluh satu, tetapi Al-Qur’an memberitakannya dengan satu kata, yaitu (al-Hubuk)! Ayat ini diturunkan di Makkah Al-Mukarramah dan pada awal kemunculan Islam. Maka coba kalian bayangkan : Nabi kita, saw, dalam awal dakwahnya mengajak manusia kepada Allah, beliau memberi tahu mereka tentang fakta ilmiah yang akan ditemukan setelah lebih dari 1400 tahun!!". [ SELESAI KUTIPAN]

Allah yang Maha Esa berfirman :

﴿سَنُرِيهِمْ آَيَاتِنَا فِي الْآَفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ﴾

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala penjuru alam semesta dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. (QS. Fushilat : 53)

====

REFERENSI :

1] أَمْوَاجُ الْحُبُكِ: كَلِمَةٌ وَاحِدَةٌ تَشْهَدُ بِصِدْقِ الْقُرْآنِ karya Abdud Daa'im al-Kahiil.

kaheel7.com/id

2]. تَفْسِيرُ الْقُرْطُبِيِّ:

[http://library.islamweb.net/](http://library.islamweb.net/)

3]. تَفْسِيرُ الطَّبَرِيِّ:

[http://library.islamweb.net/](http://library.islamweb.net/)

 

Posting Komentar

0 Komentar